
Ilustrasi weton dengan aura bangsawan (Magnific)
JawaPos.com - Dalam tradisi Jawa, weton tidak hanya digunakan untuk melihat kecocokan, peruntungan, atau karakter seseorang.
Lebih dari itu, weton juga dipercaya mampu menggambarkan sifat dasar yang melekat sejak lahir, termasuk potensi menjadi pribadi yang berwibawa, dihormati, dan memiliki pengaruh besar dalam kehidupan sosial.
Salah satu istilah yang sering muncul dalam penafsiran primbon Jawa adalah weton bangsawan.
Sebutan ini bukan berarti seseorang benar-benar berasal dari keluarga kerajaan atau keturunan ningrat.
Sebaliknya, istilah tersebut merujuk pada karakter dan aura yang membuat seseorang tampak berkelas, berwibawa, serta memiliki kemampuan memimpin dan mendapatkan penghormatan dari orang lain.
Pemilik weton yang sering disebut sebagai weton bangsawan biasanya dikenal memiliki sikap bijaksana, tutur kata yang baik, kepribadian yang tenang, serta kemampuan mengambil keputusan yang tepat.
Karakter inilah yang membuat mereka mudah mendapatkan tempat istimewa di lingkungan sosial maupun dunia pekerjaan.
Dilansir dari kanal Youtube Primbon Tanah Jawa, inilah enam weton yang dalam berbagai penafsiran primbon Jawa sering dikaitkan dengan aura bangsawan, kemuliaan, dan keberuntungan.
1. Jumat Kliwon
Jumat Kliwon termasuk salah satu weton yang paling sering disebut memiliki aura kebangsawanan yang kuat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022