
Ilustrasi weton yang kaya raya. (Magnific)
JawaPos.com - Di dalam adat Jawa, weton lebih dari sekadar tanggal lahir, melainkan dianggap memiliki pengaruh signifikan terhadap kehidupan seseorang.
Weton merefleksikan karakter, takdir, jodoh, dan rezeki seseorang yang ditentukan oleh kombinasi antara hari pasaran dan hari lahir dalam sistem penanggalan Jawa.
Dilansir dari Youtube Bara Raja Cirebon, berdasarkan primbon Jawa, ada sejumlah weton khusus yang diyakini memiliki keberuntungan luar biasa, terutama setelah melewati masa-masa sulit.
Menariknya, ada 6 weton berikut ini yang dianggap sebagai weton terpilih.
Meskipun di awal kehidupannya mereka mengalami banyak kesulitan, perjuangan, dan sering diremehkan, tetapi berkat sikap pantang menyerah dan kerja keras yang konsisten, keadaan mereka berubah.
Rezeki yang dulunya sulit dicapai kini mulai mengalir, bahkan berakhir dengan kehidupan yang serba berkecukupan layaknya seorang sultan.
Berikut 6 weton terpilih yang diyakini akan mengalami peningkatan signifikan dalam hal rezeki dan status sosial menurut primbon Jawa:
1. Weton Selasa Kliwon
Weton ini terkenal dengan karakter yang tangguh, tidak mudah menyerah, dan pantang putus asa.
Individu yang lahir pada Selasa Kliwon cenderung bekerja keras sejak usia muda meski sering kali hasilnya tidak segera terlihat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022