
Ilustrasi weton kelas atas yang ditakdirkan hidup mewah dan elit (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Dalam budaya Jawa, weton sering dikaitkan dengan karakter, sifat, serta perjalanan kehidupan seseorang.
Bagi sebagian masyarakat, weton dipercaya bukan hanya menjadi penanda hari kelahiran, tetapi juga memiliki makna tertentu mengenai watak, keberuntungan, dan arah kehidupan.
Salah satu istilah yang sering muncul dalam Primbon Jawa adalah energi ningrat, yaitu gambaran seseorang yang memiliki aura berwibawa, mudah dihormati, dan dianggap memiliki jalan menuju kehidupan yang lebih mapan.
Energi tersebut tidak selalu berkaitan dengan keturunan keluarga bangsawan, tetapi lebih kepada karakter, pembawaan diri, serta kemampuan seseorang dalam menarik peluang.
Dikutip dari kanal YouTube NGAOS JAWA, terdapat beberapa weton yang dipercaya memiliki aura ningrat dan berpotensi merasakan kemudahan dalam urusan rezeki.
Pemilik weton Jumat Legi dipercaya memiliki pembawaan yang anggun dan penuh kharisma.
Mereka dikenal memiliki tutur kata lembut, sikap sopan, serta kemampuan menempatkan diri dengan baik dalam berbagai lingkungan.
Dalam perhitungan Jawa, Jumat memiliki nilai neptu 6 dan Legi bernilai 5, sehingga menghasilkan angka 11.
Angka tersebut dipercaya melambangkan daya tarik, keseimbangan, serta potensi keberuntungan yang kuat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022