
Ilustrasi weton lakuning bumi yang rezekinya melimpah di usia senja. (Freepik)
JawaPos.com - Dalam tradisi Jawa, weton tidak hanya dipandang sebagai penanda hari kelahiran. Perhitungan weton juga kerap digunakan untuk menggambarkan karakter dan kecenderungan kehidupan seseorang berdasarkan warisan kepercayaan leluhur.
Salah satu istilah yang dikenal dalam Primbon Jawa adalah Lakuning Bumi. Istilah tersebut menggambarkan watak yang dianalogikan seperti bumi, yakni sabar, rendah hati, mampu menjadi tempat bertumbuh, serta memberikan manfaat tanpa banyak menuntut balasan.
Orang yang dikaitkan dengan Lakuning Bumi dipercaya memiliki pembawaan tenang dan kuat menghadapi berbagai keadaan. Dalam tafsir tradisional, sifat tersebut juga dianggap dapat menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih tenteram, termasuk dalam urusan rezeki dan hubungan sosial.
Dikutip dari akun YouTube NGAOS JAWA, terdapat tujuh weton yang disebut memiliki karakter Lakuning Bumi. Berikut penjelasannya.
Senin Pahing mempunyai neptu 13, yang berasal dari nilai Senin 4 dan Pahing 9. Dalam hitungan primbon, weton ini kerap digambarkan sebagai pribadi yang tahan menghadapi tekanan.
Pemiliknya cenderung tidak mudah menyerah ketika menghadapi persoalan. Mereka juga dikenal lebih banyak mengamati keadaan sebelum mengambil tindakan.
Sikap sabar dan kemampuan bertahan dalam situasi sulit menjadi karakter yang paling menonjol. Layaknya tanah yang tetap kokoh meski terkena hujan dan panas, pemilik Senin Pahing dipercaya mampu melewati berbagai ujian dengan keteguhan hati.
Dalam tafsir primbon, ketulusan dan hubungan baik yang mereka bangun dengan orang lain juga dipercaya dapat menjadi salah satu jalan datangnya keberuntungan.
Rabu Pon memiliki neptu 14 dari kombinasi Rabu yang bernilai 7 dan Pon yang juga bernilai 7.
Pemilik weton ini digambarkan sebagai sosok yang tidak selalu suka tampil di depan, tetapi kehadirannya dapat memberikan pengaruh besar bagi lingkungan sekitar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022