JawaPos.com - Markas perjuangan Calon Pilpres 2019 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno segera pindah ke Jawa Tengah per Januari tahun depan. Bergesernya pusat komando ini diikuti kepindahan sang cawapres ke Magelang.
Hal itu dibeberkan Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Abdul Wachid. Dimana ia mengatakan, kepindahan Sandi berbarengan dengan Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, yakni Djoko Santoso yang memilih mengomandoi kampanye dari Kota Solo.
"Nah untuk Bang Sandi, akan bertempat di Magelang. Beliau akan menyisir tidak hanya per kabupaten, beliau akan selama tiga bulan. Beliau akan gunakan untuk sampai tingkat desa-desa," katanya di Semarang, Senin (10/12).
Sandi, menurut Abdul, bakal rela melakukan hal demikian lantaran berdasarkan tim survei, suara Paslon Pilpres nomor urut 02 itu masih rendah di tingkat desa-desa. Utamanya di pelosok dan kawasan pegunungan.
"Tidak hanya Bang Sandi saja, tetapi mesin partai juga demikian. Para relawan juga demikian. Namun motor penggeraknya adalah Ketua BPN, Capres dan Cawapres," tegas Abdul yang juga ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Jateng ini.
Sementara Prabowo, lanjut Abdul, bakal berada di Jawa Timur. Kendati demikian, tak menutup kemungkinan bagi Prabowo untuk meninjau langsung kondisi di Jateng.
"35 kabupaten/kota (Jateng), daerah mana yang berpotensi. Yang jelas sesuai hasil Pilgub (Pilgub Jateng 2018) kemarin ya sudah tidak bisa dikatakan sebagai kandang banteng. Karena kita sudah 42 persen," tandasnya.