← Beranda
Bulog Terapkan Sistem Konsinyasi Penyaluran Beras di Kopdes Merah Putih, Tempo Pembayaran 30 Hari
Dimas Choirul• Jumat, 9 Oktober 2026 | 21.15 WIB
Ilustrasi stok beras di gudang Bulog. (Humas Kementan)

 

JawaPos.com - Perum Bulog memberikan kelonggaran pembayaran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih atau KDKMP melalui sistem konsinyasi dengan tempo pembayaran 30 hari. 

Skema ini memungkinkan beras SPHP dipasok ke Kopdes Merah Putih terlebih dahulu, sementara pembayarannya dilakukan kemudian.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap operasional Kopdes Merah Putih, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan hasil rapat koordinasi terbatas (Rakortas) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

“Dan Bulog memberikan keringanan yaitu berupa konsinyasi, pembayarannya 30 hari. Jadi beras Bulog nanti akan berada di KDKMP semaksimal mungkin,” ujar Rizal kepada wartawan di Kantor Perum Bulog, Jakarta Selatan, Jumat (9/10).

Melalui skema tersebut, Bulog juga memberikan keleluasaan kepada Kopdes Merah Putih untuk memesan beras sesuai kebutuhan. Kebijakan itu berbeda dengan ketentuan pemesanan yang selama ini berlaku bagi pengecer di pasar yang masuk dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Apabila untuk pengecer pasar SP2KP biasanya dibatasi maksimal dua ton dalam sekali pemesanan, namun, untuk Kopdes Merah Putih di bawah Agrinas Pangan, Bulog menyatakan siap memenuhi pesanan sesuai permintaan.

“Khusus untuk teman-teman KDKMP yang di bawah agrinas pangan, seberapa yang dipesan oleh agribisnis pangan untuk KDKMP, kami dukung sepenuhnya,” katanya.

Menurut Rizal, penambahan titik penjualan melalui Kopdes Merah Putih juga dapat memperluas akses masyarakat terhadap beras dengan harga terjangkau. Semakin banyak koperasi yang beroperasi, semakin luas pula jaringan distribusi beras Bulog.

“Dan ini memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk dapat mengakses dan membeli beras dengan murah di KDKMP,” tuturnya.

Terkait realisasi penyaluran, Rizal menyebut transaksi Kopdes Merah Putih yang telah berjalan mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, dia tidak merinci berapa ton beras yang telah disalurkan melalui jaringan koperasi tersebut.

“Kalau KDKMP yang sudah berjalan ini sudah bertraksaksi, sudah ratusan miliar ya. Sudah ratusan miliar,” ungkapnya.

Bulog juga menyiapkan dukungan untuk penambahan 100 Kopdes Merah Putih yang diperintahkan segera beroperasi. Rizal mengatakan, pihaknya berencana meninjau pelaksanaan program tersebut di Solo pada Senin bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Perdagangan, dan Direktur Utama Agrinas Pangan Joao Mota.

“Dengan Pak Menko Pangan, kemudian Pak Menteri Perdagangan, dan Pak Joao Mota selaku Dirut Agribisnis Pangan,” pungkasnya.

EDITOR: Estu Suryowati