← Beranda
Hanin Dhiya Bawakan Ulang Lagu Cinta Ini Membunuhku Milik D'MASIV, Hadir dengan Nuansa Lebih Sendu
Abdul Rahman• Jumat, 18 September 2026 | 06.22 WIB
Hanin Dhiya memulai perjalanan baru di dunia musik dengan bergabung bersama Musica Studio's dan merilis single Cinta Ini Membunuhku. (istimewa)

 

JawaPos.com - Hanin Dhiya membuka babak baru dalam perjalanan musiknya bersama Musica Studios dengan membawakan kembali lagu populer D'MASIV, Cinta Ini Membunuhku.

Lagu yang lekat dengan kisah patah hati tersebut kini hadir dalam interpretasi vokal Hanin yang dikenal memiliki karakter lembut dan emosional.

Lagu Cinta Ini Membunuhku versi Hanin Dhiya secara resmi dirilis pada 16 September 2026 dan menjadi salah satu karya pembuka dalam perjalanan barunya bersama Musica Studios.

Bagi Hanin, memilih Cinta Ini Membunuhku bukan sekadar membawakan ulang lagu yang sudah dikenal luas. Lagu tersebut memiliki cerita yang dekat dengan pengalaman banyak pendengar, terutama mereka yang pernah berada dalam suatu hubungan yang meninggalkan luka.

Baca Juga: Korban Ceritakan Detik-detik Alami Kekerasan Seksual dari Betrand Peto

"Katanya cinta, kok malah sakit?" menjadi benang merah yang dibawa Hanin dalam versinya.

Meski lagu tersebut sudah memiliki identitas kuat melalui D'MASIV, Hanin tidak mencoba menghilangkan karakter aslinya. Ia justru memberikan pendekatan vokal yang lebih personal sehingga nuansanya terdengar lebih sendu.

Hanin mengakui membawakan lagu yang sudah begitu melekat di ingatan publik memiliki tantangan tersendiri. Ia harus menjaga emosi dan rasa yang sudah dikenal pendengar, sekaligus menghadirkan interpretasi yang mencerminkan karakter bermusiknya.

"Cinta Ini Membunuhku adalah lagu yang menurut aku sudah sangat dekat dengan banyak orang. Dulu mungkin lagu ini pernah menemani masa patah hati mereka, dan sekarang aku mencoba membawakan kembali dengan warna dan rasa yang berbeda," kata Hanin.

"Tantangannya adalah bagaimana tetap menjaga rasa dari lagu aslinya, tapi di saat yang sama bisa memberikan interpretasi yang lebih personal," ungkap Hanin.

Pilihan lagu tersebut juga mempertemukan dua generasi pendengar. Cinta Ini Membunuhku sebelumnya telah menjadi bagian dari perjalanan musik D'MASIV dan dikenal oleh pendengar yang mengikuti perkembangan musik Indonesia pada masanya.

Ketika dibawakan kembali oleh Hanin, lagu tersebut memiliki kesempatan untuk menjangkau audiens yang lebih muda. Karakter vokal Hanin memberikan perspektif baru tanpa menghilangkan tema utama mengenai hubungan dan luka yang ditinggalkan cinta.

Hanin berpandangan bahwa sebuah lagu bisa kembali membuka kenangan yang selama ini dianggap telah selesai.

"Kadang kita merasa sudah sembuh dari sebuah cerita, tapi ketika mendengar lagu tertentu, ternyata masih ada sedikit rasa yang tertinggal. Semoga versi ini bisa kembali menemani kalian semua yang merasakannya," ujarnya.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa lagu lama masih memiliki ruang untuk diinterpretasikan kembali. Cerita mengenai patah hati, kehilangan, dan perasaan yang belum sepenuhnya selesai merupakan tema yang dapat terus menemukan pendengarnya meski zaman berubah.

Baca Juga: ANW Minta Perlindungan LPSK, Jalani Asesmen Psikologis 4 Jam Terkait Kasus Betrand Peto

Dengan pendekatan yang lebih lembut dan emosional, Hanin berharap versinya dapat memberikan pengalaman berbeda bagi mereka yang sudah mengenal lagu tersebut maupun pendengar yang baru pertama kali mendengarnya.

"Penyanyinya memang sudah berbeda, tapi kalau lukanya... mungkin masih sama."

EDITOR: Abdul Rahman