JawaPos.com - Kubu Ruben Onsu akhirnya merespons pernyataan pihak Sarwendah yang menyebut anak-anak mereka merasa takut dan enggan bertemu dengan ayah kandungnya.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, meminta pihak yang menyampaikan klaim tersebut menunjukkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, kondisi psikologis anak tidak semestinya disimpulkan hanya berdasarkan pernyataan sepihak.
Minola bahkan mempertanyakan rekomendasi psikolog yang disebut menjadi dasar munculnya klaim tersebut. Ia menilai, perlu ada pemeriksaan yang dilakukan secara objektif untuk mengetahui kondisi anak yang sebenarnya.
"Kalau memang penolakan itu benar, tentu harus diuji. Ada psikolognya katanya ini, psikolognya siapa? Mana buktinya?," kata Minola Sebayang saat ditemui di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Rating I Live Alone Melejit Berkat Kim Min, Aktor yang Tinggal di Rumah Tua Berusia 90 Tahun
Menurut Minola, keterlibatan psikolog tetap harus memperhatikan aspek independensi. Ia mengusulkan agar kondisi psikologis anak diperiksa oleh tenaga profesional yang tidak berpihak kepada salah satu orang tua.
"Psikolog itu kan dia yang tunjuk sendiri. Seharusnya ada psikolog independen yang dilibatkan supaya penilaiannya objektif," ungkap Minola Sebayang.
Pernyataan tersebut muncul di tengah sengketa hak asuh anak yang melibatkan Ruben Onsu dan Sarwendah. Dalam perkara ini, kondisi dan kepentingan anak menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan.
Minola mengatakan, Ruben Onsu tentu sangat terpukul apabila benar anak-anaknya takut atau enggan bertemu dengan dirinya. Sebagai ayah, Ruben tidak ingin hubungan dengan anak-anaknya terganggu akibat persoalan antara dirinya dengan Sarwendah.
"Kalau sampai muncul kondisi semacam itu (anak takut ketemu dengan ayahnya), kesalahannya jelas ada pada orang dewasa di lingkungan anak-anak itu," ujar Minola.
Ia menekankan pentingnya lingkungan sekitar anak untuk menjaga hubungan mereka dengan kedua orang tua. Menurut Minola, anak seharusnya tidak ditempatkan dalam posisi yang membuat mereka harus memilih atau menjauh dari salah satu orang tua.
Baca Juga: Tampilkan Kehidupan Aktor Kim Min, I Live Alone Kembali Dituding Melakukan Manipulasi
"Orang di sekitarnya seharusnya tetap memberikan gambaran yang positif tentang figur ayah. Seorang anak wajib bangga kepada ayahnya dan juga ibunya," kata Minola Sebayang.
Sementara itu, perkara terkait masalah hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Proses hukum tersebut memasuki tahapan pembuktian dan pemeriksaan saksi.