JawaPos.com - Kepergian musisi Doddy Katamsi meninggalkan duka mendalam bagi orang-orang yang mengenal perjalanan hidup dan kiprahnya di industri musik Indonesia.
Pengamat musik Stanley Tulung mengenang almarhum sebagai sosok teman yang baik, gemar menjalin silaturahmi, sekaligus memiliki peran penting dalam perkembangan kemampuan vokal sejumlah penyanyi yang kini sukses besar di industri musik Tanah Air.
Bagi Stanley Tulung, Doddy bukan sekadar rekan di lingkungan musik. Vokalis sekaligus pelatih vokal tersebut juga dikenal sebagai pribadi yang ramah, senang berkumpul dan menjaga hubungan baik dengan teman-temannya.
“Doddy teman yang baik dan senang silaturahmi sama teman-teman musisi,” kata Stanley Tulung kepada JawaPos.com.
Baca Juga: Doddy Katamsi, Guru Vokal Sejumlah Penyanyi Kenamaan Itu Meninggal Dunia
Kebiasaan Doddy dalam menjaga hubungan dengan sesama musisi menjadi salah satu hal yang membekas bagi Stanley. Di tengah kesibukan industri hiburan, hubungan pertemanan dan silaturahmi menjadi bagian penting yang turut membangun kebersamaan di antara para pelaku musik.
Doddy Katamsi, Guru Vokal Sejumlah Penyanyi
Selain dikenal sebagai musisi, Doddy Katamsi juga memiliki kontribusi dalam mengembangkan kemampuan vokal sejumlah penyanyi Indonesia. Stanley menyebut almarhum pernah menjadi guru vokal bagi nama-nama besar seperti Afgan, Bams, Ariel, Ari Lasso, Once, dan lain-lain.
Pengalaman tersebut memperlihatkan peran Doddy Katamsi yang tidak hanya berkutat pada penampilan di atas panggung, tetapi juga suka berbagi pengetahuan kepada sejumlah penyanyi lain.
Dalam dunia tarik suara, pelatih vokal memiliki peran penting untuk membantu penyanyi mengembangkan teknik bernyanyi, menjaga kualitas suara, serta mengoptimalkan kemampuan saat tampil. Proses tersebut membutuhkan pemahaman teknis, kedisiplinan, dan pendampingan yang berkelanjutan.
Karena itu, kontribusi seorang guru vokal tidak selalu terlihat langsung oleh penonton. Namun, ilmu yang diberikan dapat menjadi bagian dari perjalanan profesional para penyanyi yang dibimbingnya.
Sosok Senior dan Panutan yang Dikenang
Bagi Stanley Tulung, kehilangan Doddy Katamsi bukan hanya kehilangan seorang teman. Almarhum juga merupakan sosok senior dan panutan yang meninggalkan kesan mendalam bagi orang-orang di sekitarnya, terutama dirinya.
“Kita kehilangan sosok teman, senior dan juga panutan yang melekat di sosok Doddy Katamsi,” ujar Stanley.
Doddy Katamsi meninggal dunia pada Kamis (15/10) sekitar pukul 13.15 WIB. Dia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Depok, di usia 59 tahun.
Sebelum meninggal, ia diketahui mengalami komplikasi penyakit jantung, ginjal dan paru-paru. Dia sempat menjalani perawatan intensif di sebuah rumah sakit sejak beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Jenazah Doddy Katamsi Dimakamkan di TPU Komplek Hankam, Jumat Besok
Jenazah Doddy Katamsi akan dimakamkan pada Jumat (16/10) besok di TPU Komplek Hankam Pangkalan Jati, Pondok Labu, Jakarta Selatan. Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung pada siang hari setelah waktu sholat Jumat.