JawaPos.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan penerbangan langsung menuju Jeddah serta Madinah yang dilayani Saudia Airlines dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) masih beroperasi normal. Pernyataan tersebut keluar setelah beredar isu mengenai batalnya sejumlah penerbangan menuju Jedah dan Madinah akibat konflik geopolitik di Timur Tengah pada Minggu (11/10).
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa mengatakan penerbangan umrah yang menggunakan penerbangan lanjutan atau transit melalui Doha di Qatar, dan Abu Dhabi di Uni Emirat Arab (UEA) terdampak penghentian sementara sejumlah rute lanjutan menuju Jeddah.
“Penerbangan direct Saudia Airlines dari atau ke JED (Jeddah) dan MED (Madinah) masih normal. Hanya penerbangan domestik Saudia ke Riyadh yang berhenti operasi,” ujar Lukman ketika dikonfirmasi JawaPos.com pada Minggu (11/10).
Lukman mengatakan untuk penerbangan langsung Emirates dan Etihad Airways menuju Doha (DOH) dan Abu Dhabi (AUH) juga masih beroperasi normal. Meski demikian, penerbangan lanjutan untuk perjalanan umrah dari Doha menuju Jeddah maupun dari Abu Dhabi menuju Jeddah dihentikan sementara.
Kondisi tersebut berdampak pada jemaah umrah yang menggunakan kedua kota tersebut sebagai titik transit sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi. “Penerbngan lanjutan untuk umroh dari DOH (Doha) ke JED ataupun AUH (Abu Dhabi) ke JED dihentikan sementara. Sehingga atas kondisi penerbngan umrah dari atau ke JED yang melalui transit di DOH/AUH menjadi terdampak,” ujarnya.
Lanjutnya, ia menyebut bahwa informasi tersebut berdasarkan laporan irregularity flight cancel dari otoritas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. Dengan kondisi tersebut, calon jemaah umrah yang memiliki jadwal penerbangan transit melalui Doha atau Abu Dhabi perlu memastikan kembali status penerbangannya kepada maskapai maupun agen perjalanan.