← Beranda
Seventeen Dinobatkan Sebagai Duta Persahabatan Pemuda oleh UNESCO
Meuthia Nabila• Jumat, 28 Juni 2024 | 13.10 WIB
Direktur Jenderal UNESCO Audrey Azoulay dan anggota Seventeen./(koreatimes.co.kr)

JawaPos.com - Boy group Seventeen secara resmi dinobatkan sebagai duta Persahabatan UNESCO untuk Pemuda, dan menjadi artis K-pop pertama yang berhasil meraih penghargaan tersebut.

Seventeen menghadiri upacara nominasi UNESCO di kantor pusatnya di Paris, pada hari Rabu (26/6).

Para anggota Seventeen menerima surat penunjukan duta dari Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay sebelum menyampaikan pidato penerimaan selama sepuluh menit.

"Hari ini, kami merasa rendah hati dan terharu berdiri di hadapan Anda untuk pertama kalinya, sebagai Duta Besar Kehormatan UNESCO untuk Pemuda," ujar anggota kelahiran Los Angeles, Joshua dalam bahasa Inggris mewakili timnya.

"Merupakan suatu kehormatan besar untuk mewakili kaum muda saat ini, yang merupakan kelompok prioritas bagi UNESCO."

"Kami bersyukur mendapat pengakuan atas upaya konsisten, dan semangat kami yang telah berlangsung lama untuk berkontribusi kepada kaum muda di seluruh dunia."

"Melihat ke belakang, ini merupakan perjalanan yang panjang bagi kami, mengambil langkah demi langkah, hingga kami dapat berdiri di hadapan Anda sebagai Duta Pemuda."

"Sejak kami memulai debut kami, musik kami telah berbicara tentang pengalaman dan emosi kami sendiri," tambah Joshua.

Pria berusia 28 tahun ini menekankan, bahwa Seventeen akan berusaha untuk menyebarkan kekuatan persahabatan, dan berperan dalam membangun komunitas anak muda yang saling mendukung.

"Untuk babak selanjutnya dari kampanye 'Going Together,' Seventeen akan mendonasikan 1 juta dolar Amerika Serikat (sekitar Rp 16 miliar) untuk 'Skema Hibah Pemuda Global' bersama UNESCO," ungkapnya.

Seventeen dan Komisi Nasional Korea untuk UNESCO, telah menjalankan kampanye #GoingTogether sejak Agustus 2022, untuk mempromosikan pentingnya pendidikan dan mendorong lebih banyak orang, untuk mengambil bagian dalam berbagai kegiatan pendidikan.

'Skema Hibah Pemuda Global' adalah program UNESCO yang berupaya memobilisasi sumber daya, untuk membantu kaum muda di seluruh dunia.

"Kami percaya, bahwa kaum muda memiliki ide-ide yang paling kreatif dan tekad yang paling kuat, untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik," kata Joshua.

"Mari kita semua menjadi satu tim, dan membangun komunitas anak muda global yang saling mendukung."

Agensi Seventeen, Pledis Entertainment mencatat bahwa penunjukan ini merupakan pengakuan komunitas internasional, atas pengaruh grup global ini.

"Sejak debutnya pada tahun 2015, Seventeen tidak henti-hentinya membagikan narasi tentang pertumbuhan musiknya, berkomunikasi dengan anak muda di seluruh dunia," kata Pledis dalam sebuah pernyataan, tanggal 11 Juni 2024.

"Melalui musiknya, grup ini telah menyampaikan pesan-pesan positif kepada para pendengarnya, mendorong mereka untuk mengatasi kesulitan dan bukannya frustasi."

Baru-baru ini, Seventeen menjadi berita utama karena mendirikan dua pusat pembelajaran masyarakat di Timor Leste, bekerja sama dengan Komisi Nasional Korea untuk UNESCO.

Dikutip dari The Korea Times hal ini, juga merupakan bagian dari kampanye #GoingTogether.

Grup ini menggebrak dunia musik dengan album mini '17 Carat' pada tahun 2015, telah merilis serangkaian lagu hits seperti 'Very Nice' (2016), dan 'Don't Wanna Cry' (2017).

Album terbarunya, '17 IS RIGHT HERE,' yang dirilis pada bulan April 2024, terjual lebih dari 2,9 juta kopi pada minggu pertama perilisannya, dan memulai debutnya di posisi lima di tangga lagu Billboard 200.

EDITOR: Hanny Suwindari