← Beranda
Bansos KAJ, KLJ, dan KPDJ DKI Jakarta Cair ke 216 Ribu Warga, DPRD Minta Tepat Sasaran
Ryandi Zahdomo• Selasa, 29 September 2026 | 19.12 WIB
Ilustrasi lansia penerima bansos Kartu Lansia Jakarta. (jakarta.go.id)

 

JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta resmi mencairkan tiga program bantuan sosial yakni Kartu Anak Jakarta (KAJ), Kartu Lansia Jakarta (KLJ), dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) kepada 216.993 warga pada September 2026.

Penyaluran anggaran bernilai puluhan miliar rupiah ini memicu sorotan dari legislatif agar proses distribusi berjalan transparan dan tepat sasaran.

Berdasarkan data Pemprov DKI, rincian penerima manfaat bulan ini mencakup 26.177 penerima KAJ, 170.016 penerima KLJ, serta 20.800 penerima KPDJ.

Pencairan ini merupakan bagian dari alokasi besar APBD TA 2026 yang dikucurkan untuk menjaga kesejahteraan warga Jakarta.

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana
 menginstruksikan seluruh jajaran eksekutif untuk memperketat pengawasan penyaluran bansos.

Ia meminta jajaran terkait, mulai dari jajaran kepala daerah hingga petugas di tingkat tapak, memastikan tidak ada kekeliruan data penerima.

"Pencairan bansos bulan September ini harus tepat sasaran. Oleh karena itu, baik Mas Gubernur (Pramono Anung), sampai ke dinas-dinas terkait terutama Dinsos dan Disdik, hingga petugas di lapangan perlu memastikan keakuratannya agar bansos tersebut hanya diberikan kepada warga yang berhak demi manfaat yang berkeadilan," ujar Justin, Selasa (29/9).

Hasil Evaluasi Panjang Parlemen Kebon Sirih

Justin menegaskan bahwa tahapan pencairan bansos bulan ini bukan proses yang instan. Langkah ini melewati pembahasan intensif di Parlemen Kebon Sirih sejak Juli 2026 melalui Rapat RKPD-P, dilanjutkan KUA-PPAS Perubahan pada Agustus, hingga pengesahan Rancangan-APBD-Perubahan pada September 2026.

Proses maraton selama dua bulan tersebut menyerap berbagai laporan evaluasi penyaluran sebelumnya serta aspirasi langsung dari masyarakat.

"Dari evaluasi terhadap penyaluran-penyaluran bansos sebelumnya yang kami sampaikan di Komisi E disertai kritik-kritik dari warga, harusnya Pemprov DKI bisa menghindari kesalahan-kesalahan terdahulu di mana ketidakakuratan data mengakibatkan bansos disalurkan kepada warga yang tidak berhak," tambahnya.

Realisasi Anggaran Bansos DKI September 2026

Alokasi pagu anggaran bansos dalam APBD TA 2026 tercatat sebesar Rp92,08 miliar untuk KAJ, Rp605,24 miliar untuk KLJ, serta Rp74,02 miliar untuk KPDJ.

Adapun nilai realisasi anggaran yang dikucurkan sepanjang September 2026 ini meliputi:

- KAJ: Rp51,00 Miliar

- KLJ: Rp7,85 Miliar

- KPDJ: Rp6,24 Miliar

Politikus PSI ini mengingatkan Pemprov DKI untuk mengelola alokasi fantastis ini dengan penuh tanggung jawab demi peningkatan taraf hidup masyarakat secara merata.

Baca Juga: 5.000 Penerima Bansos Diduga Terlibat Judi Online, Pemprov DKI Jakarta Ambil Langkah Keras

"Kita ini sedang berbicara tentang bansos yang anggarannya bernilai puluhan bahkan ratusan miliar di sini. Setiap rupiahnya merupakan hasil dari pungutan uang pajak dan retribusi warga Jakarta yang menjadi amanah bagi Pemprov DKI untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Sehingga, tidak boleh terjadi kesalahan lagi di sini," imbuhnya.

 

EDITOR: Kuswandi