JawaPos.com - Serangan orang tidak dikenal atau OTK terhadap Koordinator Sosial dan Politik BEM Universitas Indonesia (UI) Hafidz Hernanda menjadi atensi Polda Metro Jaya.
Polisi kini dilaporkan tengah menyelidiki peristiwa yang terjadi di bilangan Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel), tersebut.
”Kami dari Polda Metro Jaya akan mendalami peristiwa yang terjadi di Tebet, adanya pemukulan ataupun dugaan penganiayaan kepada salah satu (pengurus) dari organisasi mahasiswa,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Budi Hermanto pada Selasa (6/10).
Saat ini proses penyelidikan awal sudah berlangsung. Namun, Budi mengimbau korban segera membuat laporan kepolisian. Sehingga proses hukum akan berjalan lebih terarah dan optimal.
Baca Juga: Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
”Tetapi, sebelum laporan itu ada, tetap Polda Metro Jaya akan melakukan pendalaman, penyelidikan, akan mengumpulkan beberapa barang-barang bukti untuk melakukan pengungkapan,” tegasnya.
Terpisah, Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI Erwin Agustian Panigoro menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan penyerangan tersebut terjadi pada Minggu malam (4/10).
Atas peristiwa tersebut, Erwin menyebut UI sudah memberikan pendampingan terhadap Hafidz dalam 3 aspek.
Mulai pengobatan dan pemulihan, pendampingan hukum, juga memastikan hak mahasiswa terlindungi.
”UI memercayakan pengungkapan fakta peristiwa ini kepada aparat penegak hukum dan akan terus mengawal prosesnya. UI berharap proses tersebut berjalan cepat, profesional, dan tuntas, sehingga fakta peristiwa dapat terungkap,” terang dia dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Pengurus BEM UI Diserang OTK di Tebet, Kampus Janjikan Pendampingan Hukum dan Medis