
Ilustrasi kekerasan
JawaPos.com - Koordinator Bidang Sosial Politik (Korbid Sospol) BEM UI Hafidz Hernanda menjadi korban penganiayaan dan perampokan oleh orang tidak dikenal (OTK). Kejadian itu terjadi di kawasan Tebet Barat Dalam IX, Jakarta Selatan pada Minggu (4/10) sekitar pukul 23.50 WIB.
Korban ditendang dari sepeda motor, dipukuli, serta diancam sebelum barang berharganya dirampas. Pihak Universitas Indonesia (UI) menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan serta pemulihan korban.
Pihak rektorat menyatakan keprihatinan mendalam dan menegaskan bahwa tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dapat ditoleransi. "UI mempercayakan pengungkapan fakta peristiwa ini kepada aparat penegak hukum dan akan terus mengawal prosesnya. UI berharap proses tersebut berjalan cepat, profesional, dan tuntas," ujar Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro pada Senin (5/10).
Sebagai bentuk tanggung jawab institusi, UI memberikan pendampingan dalam tiga aspek. Pertama, pendampingan pengobatan hingga proses pemulihan. Kedua, pendampingan dalam proses pelaporan dan penanganan perkara kepada kepolisian.
"Ketiga, pendampingan konsultasi hukum untuk memastikan hak-hak mahasiswa terlindungi selama proses berlangsung," katanya.
Erwin menambahkan bahwa kampus berkomitmen penuh menjaga rasa aman seluruh sivitas akademika dalam menjalankan aktivitas akademik, kegiatan kemahasiswaan, hingga kebebasan menyampaikan pendapat.
Kronologi Penyerangan dan Temuan Barang Bukti
Aksi kekerasan ini terjadi sekitar lima meter dari lokasi kedai Sushimate Tebet. Pelaku menghentikan laju motor korban dengan cara menendang hingga jatuh, lalu melayangkan pukulan berulang kali.
Di tengah aksi penyerangan tersebut, pelaku sempat mengancam akan membunuh korban sebelum merampas tas dan ponsel milik Hafidz. Anehnya, pelaku meninggalkan sebuah tas di lokasi kejadian yang berisi sejumlah barang mencurigakan.
Barang-barang yang tertinggal di TKP tersebut meliputi sarung tangan latex, lakban, sandal, kain sarung atau slayer, kacamata lensa oranye, serta peci.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022