← Beranda
Dishub Sebar 1.420 Petugas Tiap Senin, Selasa, dan Kamis, Urai Macet Jakarta
Ryandi Zahdomo• Selasa, 13 Oktober 2026 | 20.05 WIB
Suasana kemacetan lalu-lintas di Bawah Stasiun LRT Jabodebek Pancoran, Jakarta, Senin (29/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta meluncurkan Gerakan Bersama Atasi Kemacetan Pagi (Gebrak Pagi) guna mengurai kepadatan lalu lintas di 90 titik prioritas yang tersebar di lima wilayah kota administrasi.

Sebanyak 595 personel Gebrak Pagi diturunkan untuk memperkuat 825 petugas pengaturan rutin, sehingga total ada 1.420 personel disiagakan penuh untuk memastikan kelancaran arus kendaraan para pengguna jalan.

Langkah ini memfokuskan pengawasan di kawasan yang terdampak berbagai pekerjaan proyek konstruksi.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin memantau langsung arus kendaraan di kawasan Bundaran Patung Kuda, Jalan M.H. Thamrin.

Baca Juga: Kuliner Slipi yang Wajib Dicoba, Tempat Makan Legendaris untuk Escape dari Macet

Di titik tersebut, pengerjaan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuat beberapa lajur jalan terpaksa ditutup. Kondisi ini menuntut pengaturan arus lalu lintas secara presisi agar tidak memicu antrean panjang.

Dia menjelaskan, Gebrak Pagi bukan sekadar penugasan, melainkan bentuk kepedulian dan pengabdian kami kepada masyarakat, karena kemacetan Jakarta tidak bisa dihilangkan dalam satu pagi.

"Kehadiran petugas di jalan diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan, merespons hambatan, dan membuat perjalanan warga menjadi lebih baik," ujar Budi, dikutip Selasa (13/10).

Alasan Penentuan Hari dan Jam Operasional

Program Gebrak Pagi dijadwalkan berlangsung setiap hari Senin, Selasa, dan Kamis pada pukul 06.30 hingga 08.00 WIB.

Penetapan jadwal tersebut merujuk pada hasil evaluasi dan pemantauan volume kendaraan di 48 ruas jalan sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Juga: Hindari Macet! Catat Rekayasa Lalu Lintas Proyek MRT Jakarta Fase 2A

Data menunjukkan bahwa puncak arus terpadat konsisten terjadi pada ketiga hari tersebut, khususnya di rentang pukul 07.00–08.00 WIB.

Edukasi Ketertiban Bersama Duta Dishub

Pelaksanaan program hari ini turut melibatkan Anastasia Putri, atau yang akrab disapa Mpok Caca, selaku Duta Dishub untuk Keselamatan dan Ketertiban Berlalu Lintas.

Sosok yang dikenal publik melalui program CCTV Jakarta Take Over ini ikut mendampingi petugas di lapangan.

Kehadiran Mpok Caca bertujuan memberikan edukasi langsung kepada pengguna jalan agar senantiasa mematuhi rambu, tidak berhenti sembarangan, serta mengikuti petunjuk petugas di lapangan.

Ke depan, Dishub DKI Jakarta akan mengkaji pelaksanaan Gebrak Pagi secara berkala. Evaluasi ini mencakup potensi penambahan titik penanganan, penyesuaian hari operasional, hingga penambahan jumlah personel.

Baca Juga: Flyover Gedangan Bakal Enam Lajur, Diproyeksikan Anti Macet hingga 30 Tahun

Mengusung semangat "Hadir di Jalan, Hadirkan Kelancaran", Dishub mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga ketertiban berlalu lintas demi kenyamanan bersama.

EDITOR: Bayu Putra