← Beranda
10 Tanda Seseorang Tidak Menyukaimu Meski Tak Pernah Mengatakannya Menurut Psikologi
Irfan Ferdiansyah• Selasa, 17 Februari 2026 | 17.25 WIB
seseorang yang sebenarnya tidak menyukai temannya./Freepik/rantaimages

JawaPos.com - Dalam kehidupan sosial, tidak semua orang yang tersenyum kepadamu benar-benar menyukaimu. Sebagian orang memilih untuk tetap bersikap sopan, menjaga citra, atau menghindari konflik secara langsung.

Menurut berbagai teori dalam psikologi sosial dan komunikasi nonverbal, ketidaksukaan sering kali muncul dalam bentuk sinyal-sinyal halus.

Dilansir dari Geediting pada Sabtu (14/2), terdapat 10 tanda yang bisa menjadi indikator bahwa seseorang sebenarnya tidak menyukaimu.

1. Bahasa Tubuhnya Tertutup Saat Bersamamu

Menurut teori komunikasi nonverbal yang dipopulerkan oleh Albert Mehrabian, sebagian besar pesan emosional disampaikan melalui ekspresi wajah, nada suara, dan bahasa tubuh.

Jika seseorang:

Sering menyilangkan tangan

Menghindari kontak mata

Memiringkan tubuh menjauh darimu

Tidak pernah benar-benar menghadap ke arahmu saat berbicara

Itu bisa menjadi tanda ketidaknyamanan atau jarak emosional.

2. Senyumnya Tidak Tulus (Senyum Sosial)

Dalam psikologi, dikenal istilah “Duchenne smile” — senyum yang melibatkan otot mata dan menunjukkan emosi tulus. Konsep ini berasal dari penelitian Guillaume Duchenne.

Jika seseorang hanya tersenyum dengan bibir tanpa perubahan di area mata, kemungkinan besar itu hanya senyum sosial — bukan ekspresi kehangatan yang sebenarnya.

3. Mereka Sering Memberikan Pujian yang Terdengar Sinis

Pujian yang terasa seperti sindiran terselubung adalah bentuk agresi pasif. Misalnya:

“Wah, kamu berani banget pakai baju itu.”

“Kok bisa sih kamu dapat posisi itu?”

Dalam psikologi sosial, perilaku ini sering dikaitkan dengan mekanisme pertahanan diri atau rasa iri yang tidak disadari.

4. Respons Mereka Pendek dan Dingin

Perhatikan pola komunikasi:

Balasan pesan singkat dan tidak berkembang

Tidak pernah bertanya balik

Nada suara datar dan minim ekspresi

Menurut teori pertukaran sosial dalam psikologi hubungan, orang yang menyukai kita cenderung berinvestasi dalam percakapan. Jika tidak ada usaha untuk membangun koneksi, bisa jadi ada jarak emosional.

5. Mereka Tidak Pernah Menginisiasi Interaksi

Seseorang yang benar-benar menghargaimu akan berusaha menjaga koneksi. Jika kamu selalu menjadi pihak yang menghubungi lebih dulu dan mereka jarang memulai percakapan, itu bisa menjadi sinyal bahwa kamu bukan prioritas dalam lingkaran sosial mereka.

6. Mereka Sering Mengkritikmu Secara Halus

Kritik yang terus-menerus, terutama pada hal kecil, bisa menjadi indikasi ketidaksukaan. Dalam beberapa kasus, ini berkaitan dengan teori proyeksi dalam psikoanalisis yang dikembangkan oleh Sigmund Freud.

Proyeksi terjadi ketika seseorang memindahkan ketidakpuasan atau konflik internalnya kepada orang lain.

7. Mereka Tampak Lebih Hangat pada Orang Lain

Bandingkan perilaku mereka saat bersamamu dan saat bersama orang lain. Jika:

Mereka lebih banyak tertawa

Kontak mata lebih intens

Bahasa tubuh lebih terbuka

Maka perbedaan kontras ini bisa menjadi indikator adanya preferensi sosial.

8. Mereka Jarang Mendukungmu Secara Terbuka

Ketika kamu mencapai sesuatu, apakah mereka:

Mengganti topik pembicaraan?

Memberikan respons netral tanpa antusiasme?

Mengalihkan fokus ke diri mereka sendiri?

Psikologi kecemburuan sosial menunjukkan bahwa sebagian orang merasa terancam oleh keberhasilan orang lain, terutama jika ada perbandingan tidak langsung.

9. Mereka Menjaga Jarak Emosional

Orang yang tidak menyukaimu cenderung:

Tidak berbagi cerita pribadi

Tidak menunjukkan empati mendalam

Tidak tertarik mengenalmu lebih jauh

Hubungan yang sehat biasanya melibatkan pertukaran emosional dua arah.

10. Intuisimu Terus Memberi Sinyal

Menurut penelitian tentang intuisi sosial dalam psikologi kognitif, otak kita sering menangkap mikro-ekspresi dan sinyal nonverbal yang tidak kita sadari secara sadar.

Ahli emosi seperti Paul Ekman menjelaskan bahwa manusia mampu membaca ekspresi wajah yang muncul hanya sepersekian detik.

Jika kamu terus merasa “ada yang tidak beres”, bisa jadi pikiran bawah sadarmu sedang memproses sinyal-sinyal tersebut.

Kenapa Orang Tidak Mengatakan Ketidaksukaan Secara Langsung?

Beberapa alasan psikologisnya antara lain:

Takut konflik

Ingin menjaga citra sosial

Terpaksa berada dalam lingkungan yang sama (kerja, keluarga, organisasi)

Tidak ingin dianggap tidak sopan

Dalam banyak budaya, menjaga harmoni sosial lebih diutamakan dibanding kejujuran emosional secara langsung.

Kesimpulan

Tidak semua ketidaksukaan diekspresikan dengan kata-kata. Psikologi menunjukkan bahwa emosi sering muncul dalam bentuk mikro-ekspresi, perubahan bahasa tubuh, dan pola komunikasi yang halus.

Namun penting diingat:

Satu tanda saja belum tentu berarti mereka tidak menyukaimu.

Perhatikan pola yang konsisten.

Jangan langsung berasumsi tanpa konfirmasi.

Kadang, apa yang terlihat seperti ketidaksukaan bisa jadi hanya perbedaan kepribadian, stres, atau masalah pribadi yang tidak ada hubungannya denganmu.

Jika kamu mau, saya bisa buatkan versi yang lebih tajam dan provokatif (untuk konten media sosial), atau versi yang lebih ilmiah dengan referensi penelitian yang lebih detail.

EDITOR: Hanny Suwindari