← Beranda
Bukan Sekadar Olahraga, Ini 5 Kebiasaan yang Penting untuk Kesehatan Otak
Rabbany Wanadriani• Rabu, 30 September 2026 | 23.20 WIB
ilustrasi wanita lansia. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Alzheimer merupakan bentuk demensia yang paling umum. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan kemampuan mengingat, berpikir, hingga menjalankan aktivitas sehari-hari secara bertahap.

Usia dan faktor genetik memang dapat memengaruhi risiko seseorang mengalami Alzheimer. Namun, sejumlah faktor gaya hidup juga berkaitan dengan kesehatan otak dan fungsi kognitif sepanjang kehidupan.

Karena itu, menjaga kebiasaan sehari-hari tetap sehat menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung kesehatan otak dalam jangka panjang.

Dilansir dari English Jagran, terdapat beberapa kebiasaan yang dapat membantu menjaga fungsi kognitif sekaligus mendukung kesehatan otak. Berikut lima di antaranya:

Baca Juga: Tak Sekadar Kebiasaan, Sering Memeriksa Ponsel Bisa Berkaitan dengan 9 Kecemasan Ini

1. Rutin Melakukan Aktivitas Fisik

Bergerak secara rutin bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga mendukung fungsi otak.

Aktivitas fisik dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, sekaligus mendukung berbagai proses yang berkaitan dengan fungsi kognitif.

Tidak harus selalu melakukan olahraga berat. Jalan kaki, bersepeda, berenang, atau aktivitas fisik lain yang dilakukan secara teratur dapat menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.

2. Mengonsumsi Makanan Bergizi

Asupan makanan juga berperan dalam menjaga kesehatan otak. Pola makan yang seimbang dengan banyak mengonsumsi sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, serta sumber lemak sehat dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Menjaga pola makan juga penting untuk mengontrol sejumlah faktor kesehatan yang berkaitan dengan fungsi otak, seperti kadar kolesterol dan kesehatan pembuluh darah.

Karena itu, pola makan sehat sebaiknya dilakukan secara konsisten, bukan hanya ketika muncul masalah kesehatan.

3. Terus Melatih Kemampuan Otak

Otak membutuhkan stimulasi agar tetap aktif. Membaca buku, mengisi teka-teki, mempelajari bahasa baru, memainkan alat musik, atau mencoba keterampilan baru dapat menjadi cara menyenangkan untuk memberikan tantangan mental.

Beragam aktivitas tersebut membuat seseorang terus menggunakan kemampuan berpikir, mengingat, memecahkan masalah, dan mempelajari informasi baru.

Kebiasaan ini dapat membantu mempertahankan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.

4. Memprioritaskan Tidur yang Cukup

Tidur berkualitas tidak boleh dianggap sebagai aktivitas yang bisa dikorbankan begitu saja. Tubuh dan otak membutuhkan waktu istirahat untuk menjalankan berbagai proses pemulihan.

Kurang tidur secara terus-menerus dapat berkaitan dengan sejumlah masalah kesehatan, termasuk gangguan pada fungsi kognitif.

Selain memperbaiki pola tidur, penting pula menjaga kondisi kesehatan seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan obesitas agar tetap terkontrol karena faktor-faktor tersebut juga berkaitan dengan kesehatan otak.

5. Tetap Bersosialisasi dan Mengelola Stres

Hubungan sosial yang sehat dapat membantu seseorang tetap aktif secara mental dan emosional. Berinteraksi dengan keluarga, teman, komunitas, maupun lingkungan sekitar dapat mengurangi perasaan terisolasi.

Di sisi lain, stres yang berlangsung terus-menerus juga perlu dikelola. Melakukan kegiatan yang menyenangkan, berolahraga, beristirahat, bermeditasi, atau berbicara dengan orang yang dipercaya dapat menjadi bagian dari strategi mengelola tekanan sehari-hari.

Pada akhirnya, tidak ada satu kebiasaan yang dapat menjamin seseorang terbebas dari Alzheimer. Namun, menerapkan pola hidup sehat secara konsisten dapat menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan otak dan mendukung kualitas hidup seiring bertambahnya usia.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho