JawaPos.com - Terong sangat mudah untuk dinikmati sebagai bahan makanan. Banyak resep makanan yang memakai sayuran berwarna ungu tersebut. Bahkan, ada yang menambahkannya menjadi makanan favorit.
Menjadi salah satu bahan makanan pilihan bagi orang dewasa, apakah terong bisa menjadi menu makanan untuk bayi?.
Terong yang merupakan makanan padat, membuat orang tua ingin mulai memberikan sayuran tersebut ke bayi mereka.
Dilansir Me and my child, terong memiliki nama lain solanum melongena yang merupakan tanaman sayuran.
Sayuran ini masuk dalam jenis tanaman Solanaceae dan memiliki bermacam-macam warna, ukuran, bentuk dan nutrisi.
Memberi makan terong sejak dini, dapat membantu anak kalian mencoba cita rasa makanan yang unik.
Si buah hati juga dapat mengenal rasa pahit dari terong. Sayuran ini mengandung antimikroba dan antivirus bagi tubuh mereka agar terhindar dari penyakit.
Memakai bahan makanan seperti terong, bukanlah pilihan utama bagi para orang tua untuk diberikan ke bayi mereka.
Dilansir Me and my child, berikut manfaat yang akan didapatkan jika buah hati kalian diberikan makanan tersebut.
1. Serat
Terong yang mempunyai banyak serat sangat bermanfaat untuk pencernaan anak kalian. Serat dapat membantu pergerakan usus dan membantu si buah hati kenyang lebih lama.
Dalam sayuran tersebut, terdapat 3 gram serat saat mentah dan 2,5 gram ketika dimasak dan direbus.
2. Antioksidan
Terong termasuk sebagai salah satu dari sepuluh sayuran terbaik yang mengandung antioksidan.
Terdapat dua senyawa yang terkandung dalam antioksidan yakni, senyawa fenolik dan antosianin.
Dilansir Alodokter senyawa antosianin bertujuan untuk membasmi radikal bebas dan mencegah berbagai masalah kesehatan.
3. Manfaat lainnya
Vitamin yang terkandung dalam terong antara lain B1, B2, B6, C, K serta tiamin, niasin dan asam pantotenat.
Selain itu, terdapat mineral termasuk magnesium, kalium, mangan, tembaga, fosfor dan kalsium. Terong ungu juga mengandung asam amino yang terdiri dari leusin, valin, lisin dan isoleusin.
Selain manfaat yang terkandung dalam terong, berikut ini juga merupakan cara penyajiannya berdasarkan kategori umur. Dilansir Me and my child sebagai berikut:
1. Umur 6 bulan hingga 1 tahun
Menyajikan terong dalam jumlah yang sedikit pada bubur buah dan sayuran bisa menjadi pilihan.
Untuk usia bayi 6-12 bulan, kalian bisa menyajikannya dengan memotongnya kecil-kecil dan dimasak hingga berwarna kecoklatan.
Saat terong sudah dingin, sajikan dengan roti panggang dan minyak zaitun. Jika kalian masih ragu dengan menu tersebut, bertanya kepada dokter anak kalian adalah keputusan yang tepat.
2. 13 bulan hingga 2 tahun
Terong bisa menjadi makanan pokok yang nikmat sebagai sumber energi anak berumur 13 bulan hingga 2 tahun.
Menu seperti roti isi yang terdiri dari tumpukan sayur termasuk terong bisa menjadi pilihan yang tepat. Selain itu, kalian bisa mencoba menu tersebut sebagai bekalnya di sekolah.