JawaPos.com - Meski memiliki banyak manfaat, kandungan gula pada setiap buah tidaklah sama. Beberapa jenis buah memiliki kandungan gula yang lebih tinggi sehingga konsumsinya perlu diperhatikan, terutama bagi pengidap diabetes.
Namun, bukan berarti buah-buahan tersebut harus dihindari sepenuhnya. Pengidap diabetes tetap dapat mengonsumsi buah dengan memperhatikan jenis dan jumlahnya.
Baca Juga: Persik Kediri Ingin Pulihkan Keangkeran Stadion Brawijaya saat Menjamu Madura United
Dilansir dari Verywell Health dan WebMD, Senin (5/10), berikut beberapa buah yang memiliki kadar gula tinggi.
1. Semangka
Semangka dikenal sebagai buah yang kaya air dan memiliki rasa manis menyegarkan. Buah ini juga mengandung elektrolit yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Satu potong semangka mengandung sekitar 17 gram gula sehingga porsinya perlu dibatasi, terutama bagi pengidap diabetes agar kadar gula darah tetap terkontrol.
2. Nanas
Perpaduan rasa asam dan manis membuat nanas banyak digemari sebagai buah segar maupun campuran makanan. Namun, kandungan gula pada buah ini cukup tinggi sehingga pengidap diabetes perlu memperhatikan porsinya. Dalam secangkir buah nanas, terkandung sekitar 16 gram gula. Di sisi lain, nanas juga mengandung sejumlah nutrisi, seperti vitamin B1, vitamin B6, vitamin C, tembaga, dan mangan.
3. Anggur
Meskipun berukuran kecil, anggur memiliki kadar gula yang tinggi. Satu cangkir anggur mengandung sekitar 23 gram gula. Jumlah tersebut tergolong tinggi, sehingga mengonsumsinya perlu diperhatikan terutama bagi pengidap diabetes.
Di balik kandungan gulanya, anggur juga mengandung antioksidan, salah satunya resveratrol, yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan.
4. Ceri
Ceri merupakan buah yang sering digunakan sebagai pelengkap kue, makanan penutup, maupun hidangan lainnya. Buah ini mengandung sekitar 18 gram gula dalam satu cangkirnya. Karena itu, bagi pengidap diabetes, jumlah ceri yang dikonsumsi sebaiknya tetap diperhitungkan agar tidak menambah asupan gula secara berlebihan.
5. Leci
Leci termasuk buah tropis yang dikenal dengan rasa manis serta aroma khasnya. Buah ini kerap dikonsumsi sebagai camilan atau dijadikan campuran minuman. Selain mengandung vitamin C dan antioksidan, leci juga memiliki kandungan gula yang cukup tinggi.
Dalam sekitar 150 gram leci segar, terdapat sekitar 29 gram gula. Jumlah tersebut membuat leci segar menempati peringkat pertama sebagai buah dengan kandungan gula yang tinggi.
6. Mangga
Rasa manis legit pada mangga berasal dari kandungan gula alaminya yang cukup tinggi. Meski demikian, mangga juga mengandung vitamin C, vitamin A, serat, dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Pengidap diabetes tetap dapat mengonsumsi mangga, tetapi porsinya perlu diperhatikan.
7. Pisang
Pisang juga termasuk salah satu buah yang memiliki kandungan gula yang tinggi. Satu buah pisang berukuran sedang mengandung 14 gram gula. Mengutip dari Cleveland Clinic, kadar gula pada buah ini cenderung meningkat ketika pisang mulai matang dan kulitnya berubah dari hijau menjadi kuning.
8. Pir
Tak hanya terasa manis dan menyegarkan, pir juga dikenal sebagai buah yang kaya serat. Rasa manisnya berasal dari gula alami berupa fruktosa yang terkandung di dalamnya. Namun, buah ini tetap perlu diperhatikan porsinya karena mengandung sekitar 17 gram gula.
9. Kurma
Buah ini memiliki rasa manis alami dan mengandung sekitar 16 gram gula dalam satu buah. Meskipun gula yang terkandung di dalamnya merupakan gula alami, konsumsi berlebihan tetap dapat memicu kenaikan kadar gula darah, terutama pada pengidap diabetes. Kurma juga mengandung serat, kalium, serta berbagai vitamin dan mineral.
10. Buah Ara
Berbeda dari beberapa buah lainnya, buah ara lebih sering dinikmati dalam bentuk kering. Dua buah ara berukuran sedang mengandung sekitar 16 gram gula. Kandungan tersebut membuat jumlah buah ara yang dikonsumsi juga perlu diperhatikan.
Mengetahui jenis buah yang memiliki kandungan gula tinggi dapat membantu pengidap diabetes lebih bijak dalam menentukan pilihan makanan. Buah-buahan tersebut tetap boleh dikonsumsi, tetapi sebaiknya dalam jumlah yang sesuai agar asupan gula dan kadar gula darah tetap terkontrol.