JawaPos.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, momen silaturahmi menjadi waktu yang paling dinanti untuk berkumpul bersama keluarga.
Kehangatan tersebut terasa belum lengkap tanpa kehadiran opor ayam, hidangan khas Lebaran yang selalu identik dengan kebersamaan di meja makan.
Opor ayam menjadi salah satu hidangan yang hampir selalu hadir di meja makan saat Idul Fitri.
Sajian berkuah santan yang gurih ini bukan sekadar makanan, tetapi juga simbol kehangatan dan kebersamaan ketika keluarga berkumpul setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.
Di berbagai daerah di Indonesia, tradisi menyajikan opor ayam telah mengakar dan diwariskan dari generasi ke generasi.
Biasanya, hidangan ini disandingkan dengan ketupat atau lontong, menciptakan perpaduan rasa khas yang identik dengan suasana Lebaran.
Seiring perkembangan zaman, cara memasak opor ayam pun semakin beragam dan praktis tanpa mengurangi cita rasa aslinya.
Inovasi bahan dan metode memasak memudahkan masyarakat, khususnya para ibu, untuk tetap menghadirkan hidangan favorit ini sebagai bagian penting dari perayaan Idulfitri.
Salah satunya terlihat dari festival “Sasa OPORasi Lebaran Food”. Opor ayam kini dapat disajikan lebih mudah, dengan hasil kuah yang tetap gurih, creamy, dan konsisten.
Di festival tersebut tersedia 1.447 porsi opor ayam untuk dinikmati masyarakat sebagai menu berbuka puasa, sekaligus mempererat suasana kebersamaan menjelang Lebaran.
“Harapannya, para ibu bisa lebih percaya diri menghidangkan menu andalan ini, sehingga momen silaturahmi bersama keluarga dan tamu terasa semakin hangat.” ujar Nanda Rahmanu, Marketing Manager PT. Sasa Inti dalam keterangannya.
Festival yang digelar di Q-Big BSD City pada Minggu (8/3) itu dihadiri ribuan pengunjung dari berbagai kalangan. mulai dari komunitas, peserta memasak, hingga masyarakat umum.
Dalam acara ini, festival juga berhasil mencatatkan Rekor MURI dengan memasak 1.447 porsi opor ayam secara serentak dalam satu lokasi. Angka tersebut dipilih sebagai simbol menyambut Idulfitri 1447 Hijriah.
Acara ini juga dilengkapi dengan Kajian Ramadan bertema “Keutamaan Idul Fitri” bersama Ustadz Subki Al-Bughury, serta penampilan pasangan selebritas Inul Daratista dan Adam Suseno.