← Beranda
16 Kuliner Dekat Stasiun Malang Enak dan Legendaris, Wajib Dicoba
Mohammad Maulana Iqbal• Selasa, 13 Oktober 2026 | 03.34 WIB
Kuliner di stasiun Malang./Magnific/ pvproductions

JawaPos.com – Kuliner dekat Stasiun Malang menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang baru tiba dan ingin langsung menyantap hidangan lezat.

Berbagai warung legendaris hingga restoran modern tersebar di sekitar kawasan ini dengan jarak tempuh yang sangat dekat.

Mulai dari bakso, rawon, hingga nasi goreng porsi jumbo bisa dinikmati tanpa perlu berjalan jauh dari stasiun.

Dilansir dari laman Traveloka dan gotravelly.com pada Jumat (9/10), berikut daftar kuliner dekat Stasiun Malang yang layak masuk agenda wisata kuliner kamu selanjutnya.

1. Rumah Makan Kertanegara

Rumah makan yang berjarak sekitar seratus tiga puluh meter dari stasiun ini menyajikan menu khas Indonesia dan Asia.

Menu andalannya meliputi Capcay Goreng Seafood, Tomyam, hingga Ayam Goreng Kremes dengan harga mulai Rp8.000.

Minuman seperti Taro Latte dan kelapa muda turut melengkapi pilihan hidangan yang menyegarkan.

2. Bakso Cak Toha

Kedai yang berlokasi di Jalan Trunojoyo ini hanya berjarak sekitar seratus dua puluh meter dari stasiun.

Bakso urat menjadi menu spesial yang paling dicari, dilengkapi bakso iga, bakso goreng, dan gorengan pelengkap.

Seporsi bakso campur dibanderol sekitar Rp23.000, dengan jam operasional mulai siang hingga malam hari.

3. Soto Basket Stasiun

Warung yang berlokasi di Jalan Trunojoyo ini telah beroperasi sejak pertengahan abad lalu dengan kuah gurih pedas.

Selain soto daging dan ayam, tersedia pula rawon dan krengsengan sebagai menu pelengkap favorit pengunjung.

Harga menu di sini berkisar Rp10.000 hingga Rp15.000, dengan tambahan keripik dendeng yang menggugah selera.

4. Ocean Garden Seafood and Javanese Resto

Restoran yang berlokasi di Jalan Trunojoyo ini menawarkan hidangan seafood seperti Udang Saus Mentega dan Gurame Bakar Pontianak.

Suasana restoran yang nyaman menjadikannya pilihan tepat untuk bersantap bersama keluarga besar.

Paket hemat ayam dan patin turut tersedia bagi pengunjung yang ingin mencoba variasi menu lain.

5. Nasi Bug Matirah

Warung legendaris ini menyajikan nasi bug dengan serundeng kelapa serta lauk seperti babat, paru, dan sate komoh.

Pengunjung juga bisa memilih lauk lain seperti sayur lodeh nangka muda dan dendeng sesuai selera.

Seporsi nasi bug dibanderol sekitar Rp20.000, dengan jam operasional mulai pagi hingga siang hari.

6. Rawon Tessy

Warung yang berjarak sekitar empat ratus lima puluh meter dari stasiun ini terkenal dengan rawon berkuah pekat.

Pengunjung bisa memilih sendiri lauk pelengkap seperti empal, paru, tempe, atau usus sesuai selera.

Harga di sini relatif lebih tinggi dibanding tempat lain, namun porsi besar membuat pengunjung merasa puas.

7. Sentra Kuliner Sriwijaya

Pusat kuliner yang terletak persis di depan stasiun ini menawarkan menu mulai nasi goreng hingga aneka seafood.

Pilihan menu yang beragam membuat tempat ini menjadi favorit banyak pengunjung yang baru turun dari kereta.

Lokasinya yang sangat dekat dengan stasiun membuatnya mudah dijangkau tanpa perlu transportasi tambahan.

8. Nasi Goreng Pak Dji

Kedai yang berlokasi di Gang Manunggal ini menyajikan nasi goreng dengan porsi besar yang bisa untuk beberapa orang.

Menu Chinese food seperti fuyunghai dan bihun goreng turut melengkapi pilihan hidangan di kedai ini.

Lokasinya hanya berjarak sekitar dua ratus lima puluh meter dari stasiun, mudah dijangkau dengan berjalan kaki.

9. Sambal Gami Bu'Sum

Warung yang berlokasi di Jalan Trunojoyo ini menyajikan nasi dengan sambal bakar yang menggugah selera makan.

Menu andalannya meliputi Nasi Empal, Nasi Soto Jeroan, hingga Nasi Gami Udang dan Bebek.

Harga menu di sini berkisar Rp4.000 hingga Rp25.000, dengan jam buka mulai siang hingga malam hari.

10. Rumah Makan Sinar Ulakan

Warung sederhana ini menyajikan nasi rendang gurih pedas, nasi kikil empuk, hingga nasi otak yang lezat.

Harga yang ditawarkan sangat terjangkau, mulai dari Rp17.000 per porsi untuk setiap pilihan menu.

Pelayanan yang cepat membuat tempat ini cocok menjadi persinggahan sebelum atau sesudah perjalanan kereta.

11. Rawon Rampal

Warung yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman ini telah beroperasi puluhan tahun dengan rawon berkuah hitam pekat dari kluwek.

Seporsi rawon lengkap dengan tauge segar dan empal empuk dibanderol mulai Rp30.000.

Suasana klasik yang dipertahankan menghadirkan pengalaman makan otentik bagi wisatawan maupun warga lokal.

12. Depot Bakso P. Dul Manan

Kedai yang berlokasi di Jalan Trunojoyo ini dikenal dengan bakso berukuran jumbo yang menjadi ciri khasnya.

Gorengan berisi rebung turut melengkapi menu, menjadikannya berbeda dari kedai bakso pada umumnya.

Kedai ini mampu bertahan puluhan tahun di tengah ketatnya persaingan bisnis kuliner bakso.

13. Depot Pangsit Mie Bromo Pojok

Kedai yang berlokasi di Jalan Patimura ini menyajikan mie dengan berbagai topping yang menggugah selera.

Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, namun tempat ini selalu penuh terutama saat hari libur tiba.

Pengunjung disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan menu andalan di kedai ini.

14. Jagung Bakar Klojen

Kedai yang berlokasi di Jalan Dokter Sutomo ini menjadi favorit anak muda untuk nongkrong di malam hari.

Berbagai pilihan rasa jagung bakar bisa dipilih sendiri sesuai selera pengunjung yang datang.

Harga yang ditawarkan cukup ramah di kantong, menjadikannya pilihan kuliner malam yang populer.

15. Surabi Imut

Kedai dua lantai ini menyajikan surabi dengan berbagai pilihan topping modern yang berbeda dari surabi biasa.

Varian topping meliputi stroberi, daging sapi, keju, mayonaise, hingga rasa pandan yang menggoda lidah.

Desain tempat yang nyaman membuat pengunjung betah berlama-lama menikmati hidangan di sini.

16. Depot Rujak Pojok

Kedai yang berjarak sekitar lima puluh meter dari pintu masuk stasiun ini menyajikan rujak dan gorengan nikmat.

Lokasinya yang sangat dekat menjadikannya pilihan praktis bagi wisatawan yang baru tiba atau akan berangkat.

Jajanan ringan di sini cocok dinikmati sebagai camilan sebelum melanjutkan perjalanan.

EDITOR: Hanny Suwindari