JawaPos.com - Berakhirnya kepemimpinan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Komjen Dedi Prasetyo sebagai kapolri dan wakapolri diakhiri dengan paripurna.
Bukan hanya mendapat tugas dan jabatan baru, keduanya dianugerahi tanda kehormatan (tanhor) bintang mahaputra dari Presiden Prabowo Subianto.
Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) Mayjen TNI Wahyu Yudhayana membacakan keputusan presiden (keppres) atas penganugerahan tanda kehormatan tersebut di sela-sela pelantikan sejumlah pejabat tinggi negara pada Kamis (1/10) di Istana Negara, Jakarta.
”Menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra Adipurna kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Bintang Mahaputra Adipradana kepada Komjen Pol Dedi Prasetyo,” ungkap Wahyu.
Tanda kehormatan itu diberikan oleh presiden kepada Jenderal Sigit dan Komjen Dedi atas jasa-jasa mereka berdua yang dinilai luar biasa, baik pada bidang kepolisian dan berbagai bidang yang bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan, serta kemakmuran bangsa dan negara. Juga atas dharma bakti mereka
”Yang diakui secara luas di tingkat nasional dan internasional,” lanjut jenderal bintang dua TNI AD tersebut.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjadi kapolri. Dia dilantik di Istana Negara bersama Komjen Wahyu Hadiningrat yang dipercaya menjadi wakapolri pengganti Komjen Dedi Prasetyo.
Melalui pelantikan tersebut, Presiden Prabowo sekaligus menegaskan bahwa pimpinan Polri kini diisi oleh para pejabat baru. Suyudi sebelumnya bertugas sebagai kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Sementara Wahyu adalah Asisten Utama Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena) Kapolri.
Baca Juga: Prabowo Lantik Sugiono jadi Menko PMK, Arrmanatha Natsir Naik jadi Menlu
Oleh Presiden Prabowo, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya memegang tongkat komando Polri kini mendapat kepercayaan sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Sementara Komjen Dedi Prasetyo mendapat kepercayaan sebagai Badan Reforma Agraria Nasional. (*)