JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman sudah mulai bertugas pada Senin (5/10).
Usai serah terima jabatan dengan Djamari Chaniago, Dudung memimpin rapat bersama seluruh jajaran kemenko polkam.
Dudung mengaku, Djamari sudah menyampaikan beberapa tugas menonjol yang harus ditangani segera oleh Kemenko Polkam.
Salah satunya karhutla di sejumlah daerah, khususnya di Sumatera dan Kalimantan. Atas tugas tersebut, Dudung memastikan akan segera turun ke lapangan.
”Pak Djamari tadi menyampaikan kepada saya yang menjadi prioritas itu dalam waktu dekat adalah karhutla. Makanya dalam waktu dekat saya akan melaksanakan rapat dengan kementerian terkait, saya akan meninjau segera mungkin ke lokasi,” kata dia.
Selain karhutla, situasi politik di Indonesia juga menjadi atensi bagi Dudung. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut menyatakan bahwa situasi politik menjadi atensi Presiden Prabowo Subianto.
”Saya sudah mendapat arahan dari bapak presiden, tentunya agar situasi ke depan semakin kondusif, situasi politik, situasi keamanan,” kata dia kepada awak media.
Ketika ditanya lebih lanjut, Dudung menyatakan bahwa situasi politik yang dimaksud salah satunya adalah tren yang saat ini sedang ramai di media.
Yakni gugatan di MK. Meski tidak menyebut secara spesifik, dia memastikan, putusan atas gugatan tersebut akan diperhatikan.
”Tentang situasi politik, kita lihat di media saat ini sedang tren, kita sikapi bagaimana keputusan dari majelis konstitusi, Mahkamah Konstitusi, nanti kita lihat,” ucap Dudung.
Dudung tegas menyatakan bahwa apapun putusan MK harus dihormati dan dijunjung tinggi. Selain itu, dia juga mengimbau agar masyarakat tidak membuat persepsi sebelum hakim mengambil keputusan. Menurut dia, persatuan dan kesatuan harus dijaga.
”Kita yakini bahwa siapapun yang melaksanakan tugas baik di MK maupun dimanapun, supremasi hukum ditegakkan,” imbuhnya.
Menurut Dudung, Presiden Prabowo Subianto sudah tegas meminta agar situasi politik tetap terkendali. Untuk itu, dia akan mengkoordinasikan semua.
Baik dengan pihak kepolisian, kejaksaan, maupun partai politik (parpol). Dudung menyatakan, bakal mendatangi setiap parpol.
”Termasuk nanti kepada para ketua partai, nanti saya akan sowan bahwa situasi ini harus betul-betul bisa dikendalikan,” tegasnya.