JawaPos.com - Mobil listrik semakin mudah ditemui di jalanan Indonesia. Pilihan modelnya pun makin beragam, mulai dari mobil listrik berukuran kompak untuk penggunaan di dalam kota hingga SUV yang menawarkan ruang lebih luas untuk keluarga.
Namun, membeli mobil listrik untuk pertama kalinya membutuhkan pertimbangan yang sedikit berbeda dibandingkan mobil bermesin bensin atau diesel. Selain harga, kamu perlu memperhatikan kapasitas baterai, jarak tempuh, fasilitas pengisian daya, hingga biaya perawatan agar mobil yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan.
Berikut 7 hal yang perlu dicek sebelum kamu membeli mobil listrik pertama!
1. Sesuaikan dengan Kebutuhan Harian
Sebelum melihat merek atau model tertentu, tentukan terlebih dahulu bagaimana mobil tersebut akan digunakan. Jika sebagian besar perjalanan hanya untuk pergi ke kantor, mengantar keluarga, atau aktivitas sehari-hari di dalam kota, kebutuhan jarak tempuhnya tentu berbeda dengan mobil yang sering digunakan untuk perjalanan luar kota.
Kamu juga perlu mempertimbangkan jumlah penumpang dan kapasitas bagasi. Jangan sampai tergiur spesifikasi atau fitur yang banyak, tetapi mobil yang dipilih ternyata kurang sesuai dengan kebutuhan penggunaan sehari-hari.
2. Perhatikan Kapasitas dan Jarak Tempuh Baterai
Baterai merupakan salah satu komponen terpenting pada mobil listrik. Karena itu, jangan hanya melihat angka jarak tempuh yang tercantum dalam spesifikasi. Pertimbangkan pula pola penggunaan mobil dan kondisi perjalanan yang biasa kamu lakukan.
Jarak tempuh dalam penggunaan nyata dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kecepatan berkendara, kondisi lalu lintas, penggunaan AC, beban kendaraan, hingga kondisi jalan. Untuk penggunaan harian, pastikan jarak tempuh yang ditawarkan cukup untuk kebutuhanmu tanpa membuat kamu terlalu sering mencari lokasi pengisian daya.
3. Cek Ketersediaan Stasiun Pengisian
Salah satu hal yang wajib diperhatikan calon pemilik mobil listrik adalah akses ke fasilitas pengisian daya. Sebelum membeli, cari tahu lokasi stasiun pengisian yang berada di sekitar rumah, kantor, atau rute perjalanan yang sering kamu lewati.
Jika memiliki akses untuk memasang charger di rumah, pertimbangkan juga kondisi kelistrikan rumah dan kebutuhan daya pengisian. Kemudahan mengisi daya akan sangat berpengaruh terhadap kenyamanan penggunaan mobil listrik dalam jangka panjang.
4. Pahami Waktu Pengisian Baterai
Setiap mobil listrik memiliki kemampuan pengisian daya yang berbeda. Ada model yang mendukung pengisian cepat dengan daya besar, sementara model lainnya membutuhkan waktu lebih lama.
Kamu perlu memahami berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai menggunakan charger di rumah maupun fasilitas pengisian cepat. Informasi ini penting supaya kamu bisa menyesuaikan kebiasaan mengisi daya dengan aktivitas sehari-hari.
5. Hitung Biaya Kepemilikan, Bukan Cuma Harga Mobil
Harga pembelian memang menjadi salah satu pertimbangan utama, tetapi jangan berhenti di angka tersebut. Kamu juga perlu memperhitungkan biaya listrik untuk pengisian, perawatan berkala, asuransi, pajak, serta kebutuhan lain selama menggunakan kendaraan.
Dengan menghitung biaya kepemilikan secara keseluruhan, kamu bisa mendapatkan gambaran yang lebih realistis mengenai pengeluaran selama memiliki mobil listrik. Cara ini juga membantu kamu membandingkannya dengan biaya penggunaan mobil konvensional.
6. Cari Tahu Garansi Baterai
Baterai merupakan komponen penting sekaligus salah satu bagian yang perlu mendapat perhatian khusus. Sebelum membeli, periksa ketentuan garansi baterai yang diberikan produsen, termasuk durasi, batas kilometer, serta kondisi yang tercakup dalam garansi.
Jangan hanya melihat berapa lama garansi diberikan. Pahami juga ketentuan lainnya agar kamu mengetahui perlindungan yang didapatkan apabila terjadi masalah pada baterai selama masa kepemilikan.
7. Pertimbangkan Layanan Purnajual
Mobil listrik tetap membutuhkan perawatan meskipun jumlah komponennya berbeda dibandingkan mobil bermesin pembakaran internal. Karena itu, jaringan bengkel resmi dan ketersediaan teknisi yang memahami kendaraan listrik juga penting untuk diperhatikan.
Cek lokasi bengkel resmi, ketersediaan suku cadang, layanan bantuan ketika kendaraan mengalami masalah, serta fasilitas purnajual lainnya. Faktor tersebut bisa menjadi pertimbangan penting, terutama bagi kamu yang baru pertama kali memiliki mobil listrik.