← Beranda
7 Cara Merawat Motor agar Tetap Prima Meski Jarang Dipakai
Nanda Prayoga• Sabtu, 3 Oktober 2026 | 05.29 WIB
Ilustrasi: Melakukan perawatan motor kesayangan. (Istimewa).

JawaPos.com - Motor yang lebih sering terparkir di rumah tetap memerlukan perawatan rutin agar kondisinya selalu prima. 

Ada beberapa cara sederhana untuk merawat motor yang jarang dipakai, sehingga ketika suatu saat digunakan kondisnya tetap prima.

Kendaraan yang jarang digunakan tetap membutuhkan perhatian agar berbagai komponennya tidak mengalami masalah akibat terlalu lama dibiarkan.

Beberapa bagian seperti aki, ban, oli, hingga bahan bakar dapat mengalami penurunan kondisi ketika motor terlalu lama tidak digunakan.

Baca Juga: Knalpot Motor Sering Nembak? Ini 5 Penyebab yang Perlu Dicurigai

Karena itu, ada sejumlah langkah sederhana yang bisa kamu lakukan untuk menjaga motor tetap dalam kondisi baik meski jarang dipakai

1. Tetap Nyalakan Motor Secara Berkala

Motor yang terlalu lama tidak dinyalakan dapat membuat aki kehilangan daya secara perlahan.

Selain itu, mesin dan beberapa komponen lainnya juga tidak mendapatkan sirkulasi sebagaimana ketika motor digunakan secara rutin.

Kamu bisa menyalakan motor secara berkala dan membiarkan mesin bekerja selama beberapa saat.

Lebih baik lagi jika motor digunakan untuk berkendara dalam jarak tertentu sehingga komponen mesin dan sistem lainnya benar-benar bekerja.

Baca Juga: Motor Matic Tiba-tiba Mati saat Jalan? Jangan Panik, Ini 7 Penyebab yang Wajib Kamu Cek

2. Perhatikan Kondisi Aki

Aki menjadi salah satu komponen yang cukup rentan bermasalah ketika motor jarang digunakan.

Meski mesin tidak dinyalakan, aki tetap dapat kehilangan daya secara perlahan sehingga pada akhirnya motor sulit distarter. Karena itu, periksa kondisi aki motor secara berkala.

Jika motor akan ditinggalkan dalam waktu lama, kamu bisa mempertimbangkan langkah perawatan aki sesuai rekomendasi pabrikan agar kondisinya tetap terjaga.

3. Cek Tekanan Angin Ban

Motor yang lama terparkir tetap bisa mengalami penurunan tekanan angin pada ban.

Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi ini juga dapat membuat beban pada bagian ban yang terus menempel dengan permukaan lantai menjadi lebih besar.

Baca Juga: Bikin Geleng-geleng, Baru Keluar Penjara 7 Bulan, Pria di Surabaya Ini Curi Motor 36 TKP

Sebelum motor kembali digunakan, periksa tekanan kedua ban dan sesuaikan dengan rekomendasi yang tercantum pada buku manual motor. 

Jangan lupa mengecek kondisi fisik ban untuk memastikan tidak ada retakan, benjolan, atau kerusakan lainnya.

4. Jangan Abaikan Kondisi Oli Mesin

Oli mesin bukan hanya perlu diperhatikan berdasarkan seberapa sering motor digunakan.

Waktu juga menjadi salah satu pertimbangan dalam penggantian oli karena kualitas pelumas dapat menurun seiring pemakaian dan usia.

Jika motor lebih banyak terparkir, tetap ikuti interval penggantian oli yang direkomendasikan oleh pabrikan.

Baca Juga: 7 Penyebab Motor Matic Tiba-tiba Mati di Jalan

Hindari menunda penggantian oli mesin hanya karena jarak tempuh motor masih sedikit.

5. Periksa Kondisi Bahan Bakar

Bahan bakar yang terlalu lama tersimpan di dalam tangki juga sebaiknya tidak diabaikan.

Karena itu, perhatikan kondisi bahan bakar apabila motor sudah lama tidak digunakan, terutama jika kendaraan akan kembali dipakai setelah periode penyimpanan yang cukup panjang.

Sebelum berkendara seperti biasa, pastikan bahan bakar dalam kondisi baik dan tidak ada masalah pada sistem bahan bakar.

Jika motor sulit dinyalakan atau performanya terasa berbeda setelah lama terparkir, lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Motor Bekas Kilometer Tinggi Masih Layak Dibeli? Jangan Langsung Tergiur, Cek 7 Bagian Ini

6. Simpan Motor di Tempat yang Tepat

Lokasi penyimpanan juga berpengaruh terhadap kondisi motor. Sebisa mungkin parkirkan motor di tempat yang terlindung dari hujan, panas matahari langsung, serta kelembapan berlebihan.

Jika motor harus disimpan dalam waktu lama, gunakan cover yang sesuai dan tetap pastikan area penyimpanan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Cara ini dapat membantu menjaga bodi sekaligus mengurangi risiko munculnya masalah akibat lingkungan.

7. Cek Motor Sebelum Kembali Dipakai

Jangan langsung mengendarai motor setelah lama terparkir tanpa melakukan pemeriksaan sederhana.

Periksa kondisi ban, rem, lampu, aki, oli, serta bagian lain yang mudah terlihat untuk memastikan semuanya dalam kondisi normal. 

Baca Juga: Aki Motor Cepat Tekor? Ini 7 Kebiasaan yang Diam-Diam Jadi Penyebabnya

Setelah mesin menyala, perhatikan apakah ada suara yang tidak biasa, kebocoran, atau perubahan performa.

Jika menemukan masalah yang tidak bisa kamu pastikan penyebabnya, sebaiknya lakukan pemeriksaan di bengkel sebelum motor digunakan untuk perjalanan jauh.

EDITOR: Bayu Putra