← Beranda
Suzuki eSky Resmi Meluncur, Kei Car Listrik Ini Punya Jarak Tempuh 310 Km
Dony Lesmana Eko Putra• Kamis, 8 Oktober 2026 | 02.16 WIB
Suzuki eSky resmi diluncurkan untuk produksi global. (carscoops)

JawaPos.com - Suzuki resmi memperkenalkan eSky, mobil listrik berukuran mungil yang masuk dalam kategori kei car di Jepang.

Meski dimensinya ringkas, mobil ini menawarkan jarak tempuh hingga 310 kilometer berdasarkan pengujian WLTC.

Suzuki eSky merupakan versi produksi dari mobil konsep Vision e-Sky yang diperkenalkan pada 2025.

Setelah dipasarkan di Jepang, mobil listrik ini juga diproyeksikan menjadi model global dan dijadwalkan masuk ke Eropa serta Inggris mulai 2027.

Suzuki eSky hadir dengan dimensi kompak dengan bentuk bodi cenderung tinggi. Konsep tersebut memungkinkan ruang kabin tetap dimaksimalkan meski ukuran kendaraan relatif kecil.

Dibandingkan Vision e-Sky sebagai mobil konsep, versi produksi mendapatkan sejumlah penyesuaian.

Perubahan terlihat pada desain bumper depan dan belakang, lampu utama, handle pintu, hingga cover spion.

Suzuki juga menyediakan sejumlah aksesori untuk konsumen yang ingin memberikan tampilan berbeda pada eSky.

Pilihannya terbagi dalam dua paket, yakni Mild Sporty Package dan Neo Future Package.

Mild Sporty Package menggunakan kombinasi decal berwarna merah muda, biru, dan abu-abu dengan aksen spion putih.

Sementara Neo Future Package mengandalkan perpaduan warna kuning dan hitam yang tampil lebih kontras.

Selain itu, Suzuki menyediakan garnish pilar belakang dengan delapan pilihan warna. Konsumen juga dapat memilih karpet berbahan poliester yang dapat didaur ulang.

Kabin Suzuki eSky Utamakan Kepraktisan

Masuk ke interior, Suzuki eSky memiliki kapasitas empat penumpang. Tata letak kabinnya dirancang untuk mendukung kebutuhan mobilitas sehari-hari dengan menyediakan sejumlah ruang penyimpanan dan tray serbaguna.

Pengemudi mendapatkan panel instrumen digital yang menampilkan berbagai informasi berkendara. Pada varian tertinggi, sistem hiburan menggunakan layar sentuh berukuran 10,1 inci.

Layar tersebut ditempatkan bersama panel kontrol AC yang dibuat terpisah di bagian bawah.

Konfigurasi ini dirancang agar pengoperasian sejumlah fungsi di dalam kabin lebih mudah.

Pakai Baterai LFP 26 kWh

Suzuki eSky menggunakan platform kendaraan listrik Heartect e. Mobil ini juga mengadopsi teknologi e-Axle yang mengintegrasikan motor listrik, inverter, dan unit reduksi dalam satu modul.

Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga hingga 94 daya kuda. Namun, untuk menyesuaikan regulasi kei car di Jepang, output tenaga kendaraan dibatasi menjadi 63 daya kuda.

Sumber energinya berasal dari baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 26 kWh yang ditempatkan di bawah lantai kendaraan.

Dengan kapasitas baterai tersebut, Suzuki mengklaim eSky mampu menempuh jarak hingga 310 km berdasarkan standar pengujian WLTC.

Jarak tempuh tersebut didukung oleh efisiensi konsumsi daya dan bobot kendaraan yang relatif ringan. Untuk pengisian baterai, eSky sudah dilengkapi kemampuan DC fast charging hingga 50 kW.

Fitur tersebut memungkinkan proses pengisian ulang dilakukan lebih cepat ketika kendaraan digunakan untuk perjalanan.

Harga Suzuki eSky

Suzuki eSky ditawarkan dalam dua varian utama di Jepang. Varian paling rendah, Tipe A, dibanderol 2.120.000 Yen atau sekitar Rp 221 jutaan.

Sementara itu, varian tertinggi Tipe X memiliki harga 2.790.000 Yen atau sekitar Rp 291 jutaan. Konsumen Jepang juga berkesempatan mendapatkan insentif kendaraan listrik dari pemerintah setempat.

Setelah mendapatkan subsidi, harga eSky Tipe A dapat turun menjadi 1.552.000 Yen atau sekitar Rp 162 jutaan.

Suzuki mulai menyediakan eSky melalui jaringan dilernya pada 16 November mendatang. Untuk pasar domestik Jepang, Suzuki menargetkan penjualan sekitar 1.000 unit setiap bulan.

Setelah Jepang, Suzuki berencana membawa eSky ke pasar internasional. Eropa dan Inggris menjadi kawasan yang diproyeksikan mendapatkan mobil listrik mungil tersebut mulai 2027.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra