← Beranda
Aksi Pemotor Geber Bawa Bendera PDIP Bisa Memicu Provokasi
Dimas Ryandi• Selasa, 19 Desember 2023 | 03.39 WIB
Sejumlah pemotor yang membawa bendera PDIP saat melintasi jalan di Pati tak jauh dari acara PSI.

 

JawaPos.com - Beredar video segerombolan pemotor yang membawa bendera PDIP menggeber-geber gas saat Ketum PSI Kaesang Pangarep bersama relawan berada di Rumah Makan Renggo Sabtu Baru, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Minggu (17/12). Salah satu pemotor bahkan sempat memasuki pelataran rumah makan.

Pemotor yang masuk ke area rumah makan acara PSI itu membawa bendera bergambar banteng. Ada tulisan 'Banteng Pekok Growkid Juwana' pada bendera tersebut.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin menilai, apa yang dilakukan gerombolan pemotor tersebut merupakan bentuk arogansi. Menurutnya, hal ini bisa memicu konflik dan mengarah provokasi.

"Kalau saya melihat itu tindakan tidak bagus, bisa dibilang ke arah arogansi, kalau seperti ini tentu mengarah kepada tindakan yang memicu konflik, berpotensi ke arah provokasi," kata Ujang kepada wartawan, Senin (18/12).

Ujang mendorong semua pihak untuk menahan diri dalam masa kampanye dan tidak boleh melakukan tindakan-tindakan yang memancing emosi partai dan kubu lain.

"Karena kita ingin menjadikan tahun pemilu ini penuh kedamaian penuh kebahagiaan dalam konteks tertentu ya penuh keadaban," katanya.

Oleh karena itu, Ujang berpesan agar siapapun peserta peserta pemilu dan masyarakat harus bijaksana menahan diri untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang mengarah kepada konflik maupun provokasi.

"Kita ini bangsa besar, kita ini masyarakat sudah dewasa maka hal-hal yang mengarah ke arah konflik dan provokasi mesti dijauhi dan dihindari agar pemilu kita menjadi aman damai tertib dan menghasilkan pemimpin yang bagus berkualitas," pungkasnya.

EDITOR: Dimas Ryandi