JawaPos.com - Dewan Pengurus Pusat Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (DPP BM PAN) menyesalkan atas maraknya penyebaran disinformasi dan kampanye hitam di media sosial yang menyerang kehormatan Ketua Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan.
Konten itu berupa gambar dan video yang mencatut kutipan “Tugas rakyat hanya satu yaitu bayar pajak! Tidak seharusnya ikut campur urusan pemerintahan!” merupakan hoaks atau berita bohong.
Wakil Ketua Umum DPP BM PAN, Munir Sara, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap serangan yang bersifat fitnah. Ia mengaku, sudah membuat laporan ke Polda Metro Jaya atas tuduhan yang menyerang Zulhas.
“Kami tidak akan tinggal diam terhadap fitnah yang secara sistematis menyerang kehormatan Zulkifli Hasan. Konten yang beredar jelas merupakan manipulasi yang menyesatkan dan berpotensi merusak kepercayaan publik," kata Munir kepada wartawan, Selasa (21/4).
Baca Juga: Hari Pertama UTBK-SNBT 2026, 16.672 Peserta Ikuti Ujian di Universitas Airlangga
Ia menegaskan, pelaporan terhadap konten-konten medsos yang menyerang Zulhas dinilai sebagai bentuk keseriusannya dalam menjaga marwah organisasi.
"Ini bukan hanya soal individu, tetapi juga tentang menjaga kualitas demokrasi dan ruang publik yang sehat,” ujar Munir.
Ia menekankan, praktik penyebaran konten manipulatif dengan visual provokatif sebagai bentuk kemunduran dalam kehidupan demokrasi. Ia menegaskan, tidak akan membiarkan ruang publik dipenuhi narasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
"Tudingan yang menyebut Zulkifli Hasan bersikap anti-rakyat tidak berdasar. Selama ini, ia dikenal konsisten menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi serta mendorong keterbukaan pemerintah terhadap kritik dan aspirasi publik," tegasnya.
Karena itu, sebagai bagian dari langkah organisasi, BM PAN menginstruksikan seluruh kader di berbagai tingkatan untuk merapatkan barisan, mengawal proses hukum yang tengah berjalan.
"Serta aktif mengampanyekan literasi digital dan internet sehat guna menjaga kondusivitas nasional," pungkasnya.