JawaPos.com - Direktur Utama I.League Ferry Paulus menyebutkan rivalitas klasik dari klub-klub akan kembali tersaji pada kompetisi League Cup 2026/2027 yang bergulir mulai 3 November mendatang.
"Dari hasil drawing, banyak grup-grup yang sangat menarik, ya. Terutama grup-grup yang punya rivalitas masa-masa dulu yang punya kekuatan di waktu kejayaan mereka," kata Ferry Paulus pada acara pengundian League Cup 2026/2027 di Jakarta, Rabu.
Ia mencontohkan tim-tim yang memiliki rivalitas masa lalu seperti antara PSMS Medan dan Persija Jakarta. Kedua tim akan kembali beradu karena sama-sama menghuni Grup A Zona Barat 1.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Belum Gabung Skuad Persija, STY Bicara Soal Waktu Kedatangannya
Selain itu, Persipura Jayapura yang berada di Grup K Zona Timur 2 juga akan bersaing dengan klub dari kasta tertinggi Super League, kompetisi yang pernah dijuarai Mutiara Hitam sebanyak empat kali.
"Jadi kalau melihat hasil undian ini sangat adil ya," katanya.
Ia menjelaskan kompetisi tersebut juga akan diikuti juara bertahan Super League Persib Bandung dan runner-up Borneo FC Samarinda yang menunggu di babak perempat final karena tampil di kompetisi Asean Club Championship (ACC).
Ferry meyakini League Cup bakal menjadi tontonan yang menarik karena sejarah dari Piala Indonesia atau League Cup memiliki satu tensi yang sangat luar biasa.
Baca Juga: Hasil Drawing League Cup 2026/2027: Persija Segrup PSMS, Persib dan Borneo ke Perempat Final
"(Persaingan klub-klub dari dari dua kompetisi yang berbeda ini) pasti akan menjadi tontonan yang menarik," katanya.
League Cup 2026/2027 yang akan mempertemukan sebanyak 38 klub, terdiri 18 klub dari kasta pertama Super League dan 20 klub kasta kedua Championship. Ajang itu terdiri dari lima fase mulai dari penyisian grup, babak gugur, perempat final, semifinal, dan final.
Babak penyisian yang terdiri dari 12 grup dibagi menjadi dua wilayah yaitu barat dan timur dengan empat zona (Zona Timur 1 dan 2 serta Zona Barat 1 dan 2) dengan setiap zona mempertemukan sembilan klub.
Enam pemenang dari fase gugur akan lanjut ke perempat final bersama Persib dan Borneo. Penentuan matchup dan status tuan rumah di fase tersebut melalui proses pengundian.
League Cup juga memiliki limitasi karena mempertimbangkan aspek keamanan, sehingga klub-klub seperti PSS Sleman dan PSIM, Persija dan Persis Solo, Arema FC dan Persebaya FC secara otomatis tidak akan berada di dalam satu grup.