← Beranda
Start P15 di Moto3 Inggris 2026! Veda Ega Pratama Akui Buat Kesalahan dalam Kualifikasi Silverstone
Moch. Rizky Pratama Putra• Minggu, 9 Agustus 2026 | 22.56 WIB
Veda Ega Pratama akan start dari posisi ke-15 pada Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone. (Honda Team Asia)

JawaPos.com — Veda Ega Pratama akan start dari posisi ke-15 pada Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8/2026), setelah mengaku melakukan kesalahan dalam kualifikasi pada Sabtu (8/8/2026).

Pembalap Honda Team Asia itu gagal mengulang performa impresif hari pertama, meski sebelumnya mampu menembus tiga besar sesi practice.

Mengapa Veda Ega Pratama Start P15?

Veda Ega Pratama harus mengawali Moto3 Inggris 2026 dari posisi ke-15 setelah hanya mampu menempati urutan tersebut dalam sesi kualifikasi di Silverstone.

Hasil itu menjadi penurunan cukup tajam jika dibandingkan performanya pada hari pertama Grand Prix Inggris 2026 yang membuatnya sempat berada di posisi keenam dan ketiga.

Pada FP1, Veda Ega Pratama tampil menjanjikan dengan menempati posisi keenam dalam persaingan pembalap Moto3 Inggris 2026.

Performa tersebut kemudian berlanjut pada sesi practice ketika pembalap berusia 17 tahun itu mampu finis ketiga dan otomatis mengamankan tiket menuju kualifikasi kedua atau Q2.

Situasi berubah ketika memasuki hari kedua Grand Prix Inggris 2026 pada Sabtu (8/8/2026), sebab Veda Ega Pratama kesulitan menemukan performa seperti sehari sebelumnya.

Pembalap Honda Team Asia itu mengaku tidak mendapatkan kepercayaan diri serta feeling terhadap motor seperti yang dirasakannya pada Jumat.

"Hari ini jauh lebih sulit dibandingkan kemarin. Sejak pagi, saya cukup kesulitan dan tidak benar-benar bisa menemukan kepercayaan diri serta feeling terhadap motor seperti yang saya rasakan pada hari Jumat," kata Veda Ega Pratama.

Terlalu Lama Menunggu Rival

Masalah Veda Ega Pratama kemudian berlanjut ketika sesi kualifikasi Moto3 Inggris 2026 berlangsung di Silverstone.

Ia mengakui keputusan untuk terlalu lama menunggu pembalap lain menjadi salah satu faktor yang membuat peluangnya mendapatkan posisi start lebih baik akhirnya hilang.

Veda Ega Pratama sebenarnya memahami strategi membuntuti pembalap lain bisa memberikan keuntungan dalam kualifikasi Moto3.

Namun, pembalap 17 tahun tersebut menilai dirinya dan tim terlalu lama menunggu hingga akhirnya harus mengambil keputusan untuk melaju sendirian.

"Saat kualifikasi, saya tahu bahwa membuntuti pembalap lain bisa sangat membantu, jadi saya menunggu momen yang tepat, namun kami menunggu terlalu lama hingga akhirnya saya memutuskan untuk melaju sendirian," ujar Veda Ega Pratama.

Strategi tersebut kemudian tidak berjalan sesuai harapan karena ia melakukan kesalahan pada putaran yang dijalani sendirian.

Kesalahan itu menjadi semakin merugikan karena waktu yang tersedia tidak cukup untuk melakukan pergantian ban dan kembali ke lintasan. Alhasil, Veda Ega Pratama harus menerima posisi start ke-15 untuk balapan utama Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone.

"Saya melakukan kesalahan pada putaran tersebut, dan setelah itu tidak ada cukup waktu untuk mengganti ban serta kembali turun ke lintasan," ucap Veda Ega Pratama.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bagaimana kesalahan kecil dalam sesi kualifikasi bisa berdampak besar terhadap posisi start pembalap.

Veda Ega Pratama Kecewa

Start dari posisi ke-15 tentu bukan hasil yang diharapkan Veda Ega Pratama setelah melihat potensi yang ditunjukkan pada hari pertama Moto3 Inggris 2026.

Posisi tersebut membuat pembalap Honda Team Asia itu harus bekerja lebih keras jika ingin kembali bersaing di barisan depan saat balapan utama berlangsung.

Veda Ega Pratama mengakui dirinya kecewa karena performa pada Jumat sebenarnya menunjukkan peluang untuk bersaing lebih dekat dengan barisan depan.

Perbedaan hasil antara hari pertama dan kedua menjadi pekerjaan rumah bagi dirinya bersama tim sebelum menghadapi balapan pada Minggu (9/8/2026).

"Tentu saja saya kecewa, karena hari Jumat menunjukkan bahwa kami memiliki potensi untuk bersaing jauh lebih dekat dengan barisan depan," tutur Veda Ega Pratama.

Meski demikian, pembalap muda Indonesia itu tidak ingin berhenti pada kekecewaan setelah gagal mengamankan posisi start yang lebih baik.

Target Bangkit di Balapan Moto3 Inggris 2026

Veda Ega Pratama kini harus mengalihkan fokus dari hasil kualifikasi menuju balapan utama Moto3 Inggris 2026.

Start P15 membuat pembalap Honda Team Asia tersebut perlu memanfaatkan setiap peluang untuk memperbaiki posisi dan kembali mendekati persaingan barisan depan.

Menurut Veda Ega Pratama, dirinya bersama tim harus memahami penyebab kesulitan yang muncul pada hari kedua Grand Prix Inggris 2026.

Evaluasi tersebut penting agar performa motor dan kepercayaan dirinya bisa kembali seperti saat mampu mencatat posisi keenam di FP1 serta finis ketiga dalam practice.

"Kini, saya dan tim harus memahami apa yang terjadi hari ini dan aspek apa yang bisa kami perbaiki untuk balapan nanti," kata Veda Ega Pratama.

Dengan modal performa hari pertama dan evaluasi dari kualifikasi, Veda Ega Pratama masih memiliki kesempatan untuk membuat kejutan dari posisi ke-15 pada Moto3 Inggris 2026.

Balapan di Sirkuit Silverstone pada Minggu (9/8/2026) pun menjadi kesempatan Veda Ega Pratama membayar kegagalan di sesi kualifikasi.

Tantangannya jelas tidak ringan, tetapi penampilan kuat pada dua sesi hari pertama menunjukkan pembalap 17 tahun itu memiliki potensi untuk memperbaiki posisi ketika balapan Moto3 Inggris 2026 dimulai.

EDITOR: Hendra