← Beranda
Hasil FP1 Moto3 Mandalika 2026: Almansa Teratas, Veda Ega Tempel 10 Besar
Moch. Rizky Pratama Putra• Jumat, 9 Oktober 2026 | 18.08 WIB
David Almansa menjadi pebalap tercepat pada FP1 Moto3 Mandalika 2026 dengan catatan 1 menit 37,515 detik, sementara Veda Ega Pratama finis di posisi ke-10. (Mandalika Grand Prix)

JawaPos.com — David Almansa menjadi pebalap tercepat pada sesi latihan bebas pertama (FP1) Moto3 Mandalika 2026 dalam Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Jumat (9/10/2026) pagi WIB.

Pebalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP itu mencatat waktu 1 menit 37,515 detik, sedangkan pembalap tuan rumah Veda Ega Pratama menempati posisi ke-10 dengan selisih 1,231 detik dari catatan terbaik.

Hasil tersebut menjadi kejutan setelah Maximo Quiles tampil dominan hampir sepanjang sesi latihan pertama Moto3 Mandalika 2026.

Pebalap CFMoto Aspar Team yang tengah berada di ambang gelar juara itu harus rela kehilangan posisi teratas pada menit-menit akhir setelah Almansa melesat dengan catatan waktu terbaik.

Quiles langsung menunjukkan kecepatan sejak awal FP1 Moto3 Mandalika 2026 dengan mengambil alih persaingan di barisan depan.

Pebalap asal Spanyol tersebut mampu mempertahankan posisinya dalam sebagian besar sesi sebelum persaingan semakin ketat menjelang bendera finis.

Namun, dominasi Quiles tidak bertahan hingga akhir latihan bebas pertama. Almansa berhasil memanfaatkan kesempatan pada fase penentuan untuk merebut posisi teratas sekaligus mengakhiri FP1 dengan hasil terbaik.

Almansa membukukan waktu 1 menit 37,515 detik untuk mengamankan posisi pertama. Catatan tersebut menempatkannya di depan Alvaro Carpe yang finis kedua dengan selisih 0,526 detik.

Sementara itu, Quiles harus puas menempati posisi ketiga setelah tertinggal 0,691 detik dari Almansa.

Hasil tersebut menunjukkan persaingan ketat di barisan depan Moto3 Mandalika 2026, terutama ketika sesi latihan memasuki tahap akhir.

Bagi Almansa, keberhasilan menjadi pebalap tercepat memberikan modal awal untuk menghadapi rangkaian agenda berikutnya di Mandalika.

Meski demikian, hasil FP1 belum menentukan hasil akhir persaingan karena para pebalap masih memiliki kesempatan memperbaiki performa pada sesi selanjutnya.

Di sisi lain, Quiles tetap menunjukkan daya saing dengan mampu bertahan di tiga besar.

Posisi ketiga menjadi hasil yang cukup kompetitif bagi pebalap CFMoto Aspar Team tersebut, meski ia gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir sesi.

Perhatian publik Indonesia juga tertuju pada Veda Ega Pratama yang tampil bersama Honda Team Asia.

Pebalap tuan rumah itu berhasil mengakhiri FP1 Moto3 Mandalika 2026 di posisi ke-10 dengan catatan waktu 1 menit 38,746 detik.

Veda terpaut 1,231 detik dari Almansa yang memimpin sesi.

Selisih tersebut menempatkannya di jajaran 10 besar, sekaligus memberikan gambaran awal mengenai persaingan yang harus dihadapi pebalap Indonesia tersebut di hadapan pendukung sendiri.

Posisi ke-10 membuat Veda berada di antara para pebalap yang memiliki selisih waktu relatif rapat.

Ia hanya terpaut 0,018 detik dari Marco Morelli yang menempati posisi kesembilan, sedangkan Matteo Bertelle di urutan kedelapan unggul 0,002 detik dari Morelli.

Persaingan di kelompok tengah tersebut memperlihatkan betapa tipisnya perbedaan waktu antarpembalap.

Perbaikan kecil dalam catatan lap berpotensi mengubah posisi Veda pada sesi berikutnya, sehingga konsistensi menjadi salah satu aspek penting untuk diperhatikan.

Di depan Veda, Joel Kelso menempati posisi keempat dengan selisih 0,729 detik dari Almansa. Eddie O'Shea berada di urutan kelima dengan selisih 0,815 detik, disusul Joel Esteban di posisi keenam dengan gap 1,072 detik.

Adrian Fernandez menempati posisi ketujuh setelah mencatat selisih 1,146 detik dari pemimpin sesi.

Sementara itu, Marco Morelli berada di urutan kesembilan dengan selisih 1,215 detik, hanya sedikit lebih cepat secara keseluruhan dibandingkan Veda yang berada tepat di belakangnya.

Persaingan tidak kalah menarik juga terjadi di luar 10 besar. David Munoz menempati posisi ke-11 dengan selisih 1,298 detik, sedangkan Hakim Danish berada di posisi ke-12 dengan gap 1,315 detik dari Almansa.

Scott Ogden menempati urutan ke-13 dengan selisih 1,480 detik, diikuti Brian Uriarte pada posisi ke-14 dengan gap 1,503 detik. Guido Pini melengkapi posisi ke-15 setelah tertinggal 1,544 detik dari catatan terbaik Almansa.

Di kelompok berikutnya, Rico Salmela berada di urutan ke-16 dengan selisih 1,574 detik, sedangkan Ruche Moodley menempati posisi ke-17 dengan gap 1,589 detik.

Casey O'Gorman menyusul di urutan ke-18 dengan selisih 1,616 detik, sementara Jesus Rios berada di posisi ke-19 setelah tertinggal 1,713 detik.

Ryusei Yamanaka menempati posisi ke-20 dengan selisih 1,850 detik dari Almansa. Adrian Cruces berada di urutan ke-21 dengan gap 1,861 detik, disusul Zen Mitani di posisi ke-22 dengan selisih 2,145 detik.

Leo Rammerstorfer menempati posisi ke-23 dengan selisih 2,216 detik, sedangkan Valentin Perrone berada di urutan ke-24 dengan gap 2,476 detik.

Ryota Ogiwara menempati posisi ke-25 dengan selisih 2,822 detik, sementara Kiattisak Singhapong berada di posisi terakhir atau ke-26 setelah tertinggal 3,659 detik.

Hasil FP1 ini menjadi pijakan awal bagi para pebalap untuk mengevaluasi performa mereka di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.

Almansa membuka persaingan dengan catatan terbaik, Quiles tetap berada di tiga besar, sedangkan Veda Ega Pratama membawa harapan tuan rumah setelah mengamankan posisi ke-10.

EDITOR: Hendra