JawaPos.com - Tumpeng Menoreh di Samigaluh, Kulon Progo, bisa menjadi pilihan untuk berburu matahari terbit dengan panorama Perbukitan Menoreh.
Dari Kota Yogyakarta, perjalanan menuju kawasan wisata ini sekitar 37 kilometer atau 1–1,5 jam, tergantung kondisi lalu lintas dan medan.
Lokasinya berada di kawasan perbukitan dengan akses jalan yang menanjak dan berliku.
Baca Juga: Kapal Makassar-Surabaya: Jadwal, Tarif, dan Durasi Perjalanan yang Perlu Disiapkan
Karena itu, pilihan kendaraan menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan sebelum berangkat, terutama bagi wisatawan yang belum terbiasa berkendara di jalur pegunungan.
Bagi yang datang dari Yogyakarta, ada beberapa pilihan transportasi yang bisa disesuaikan dengan jumlah rombongan, kemampuan berkendara, serta kenyamanan perjalanan.
1. Naik Sepeda Motor Pribadi atau Rental
Sepeda motor menjadi salah satu pilihan paling fleksibel untuk menuju Tumpeng Menoreh.
Baca Juga: Menikmati Ubud dari Sisi Alam, Seni, hingga Tradisi Bali
Kendaraan bisa lebih mudah melewati jalan sempit dan perjalanan juga dapat disesuaikan dengan waktu keberangkatan untuk mengejar sunrise.
Dari Kota Yogyakarta, perjalanan dapat diarahkan ke kawasan barat melalui Jalan Godean atau Nanggulan, kemudian menuju Perempatan Pasar Dekso, Pertigaan Pasar Plono, hingga kawasan Tumpeng Menoreh.
Namun, kondisi kendaraan perlu diperhatikan.
Jalur menuju kawasan perbukitan memiliki sejumlah tanjakan dan tikungan sehingga rem, ban, serta kondisi mesin sebaiknya diperiksa sebelum berangkat.
Bagi wisatawan yang tidak membawa motor sendiri, rental motor di kawasan Kota Yogyakarta juga dapat menjadi alternatif.
2. Menggunakan Mobil Pribadi
Mobil pribadi lebih cocok untuk wisatawan yang datang bersama keluarga atau membawa perlengkapan cukup banyak.
Baca Juga: Lawan Overtourism, Kyoto Akan Bedakan Tarif Bus Wisatawan dan Warga Mulai 2027
Rute melalui Kulon Progo dapat menjadi pilihan perjalanan menuju Tumpeng Menoreh.
Meski lebih nyaman, pengemudi tetap perlu memperhatikan karakter jalurnya karena terdapat tanjakan dan tikungan yang membutuhkan konsentrasi.
Kondisi serta tenaga kendaraan juga penting diperhitungkan, terutama ketika mobil membawa beberapa penumpang sekaligus.
Baca Juga: Turis Tiongkok Mulai Tinggalkan Jepang, Indonesia dan Korea Selatan Jadi Destinasi Favorit
3. Sewa Mobil Sekaligus Sopir
Tidak ingin berkonsentrasi menghadapi jalur pegunungan? Sewa mobil dengan sopir bisa menjadi pilihan.
Pilihan ini juga cukup masuk akal bagi wisatawan yang belum mengenal kawasan Samigaluh.
Sopir lokal umumnya lebih memahami kondisi jalan dan dapat membantu memilih rute yang sesuai dengan kondisi perjalanan.
Baca Juga: Turis Bayar Dua Kali Lipat, Kyoto Siapkan Tarif Khusus Wisatawan Luar untuk Kastil Nijo
Wisatawan tinggal menentukan waktu keberangkatan dan titik penjemputan, kemudian perjalanan menuju Tumpeng Menoreh dapat dilakukan tanpa harus menyetir sendiri.
4. Memanfaatkan Ojek dari Titik Transit
Bagi wisatawan yang tidak membawa kendaraan sendiri, perjalanan bisa dibagi menjadi beberapa tahap.
Kendaraan umum atau transportasi daring dapat digunakan untuk menuju kawasan bawah seperti Nanggulan atau sekitar Pasar Plono.
Dari titik tersebut, perjalanan dapat dilanjutkan menggunakan ojek lokal menuju kawasan yang lebih tinggi apabila kendaraan yang digunakan sebelumnya tidak memungkinkan melanjutkan perjalanan.
Baca Juga: Jalur Ngarai Kurobe Toyama Dibuka, Wisatawan Bisa Jelajahi Terowongan Bawah Tanah
Pilihan ini membutuhkan perencanaan lebih matang, terutama jika ingin datang sebelum matahari terbit.
Sebaiknya perhitungkan ketersediaan kendaraan pada waktu keberangkatan.
5. Mengikuti Open Trip atau Paket Wisata
Wisatawan yang ingin lebih praktis dapat memilih paket perjalanan dari Yogyakarta.
Baca Juga: Bhutan Bersiap Menggelar Bathing Carnival Bhutan yang Kedua di Telung
Sejumlah penyedia perjalanan menawarkan konsep one-day tour dengan tujuan kawasan wisata di Perbukitan Menoreh.
Dalam paket tertentu, perjalanan dapat mencakup kendaraan, sopir atau pemandu, serta tiket masuk.
Pilihan ini cocok bagi wisatawan yang tidak ingin mengatur rute dan transportasi secara mandiri.
Baca Juga: Bupati Fauzi Ingin Tongtong Tetap Diminati Anak Muda, Festival Jadi Ruang Regenerasi
Namun, detail fasilitas sebaiknya diperiksa terlebih dahulu karena isi paket setiap penyedia perjalanan bisa berbeda.
6. Menyewa Jeep Wisata
Perjalanan menuju kawasan Menoreh juga bisa dibuat sebagai bagian dari pengalaman wisata menggunakan jeep.
Jeep wisata dapat disewa dari kawasan Yogyakarta maupun Kulon Progo untuk menjelajahi jalur pedesaan dan perbukitan.
Selain menjadi sarana transportasi, perjalanan dengan jeep menawarkan pengalaman berbeda karena wisatawan dapat menikmati karakter kawasan Menoreh sepanjang perjalanan.
Pilihan ini lebih cocok bagi rombongan yang ingin menjadikan perjalanan menuju lokasi sebagai bagian dari aktivitas wisata.
7. Bus Pariwisata untuk Rombongan Besar
Tumpeng Menoreh juga dapat dikunjungi bersama rombongan, tetapi penggunaan bus berukuran besar perlu mempertimbangkan kondisi akses menuju lokasi.
Untuk rombongan yang menggunakan bus pariwisata, kendaraan besar dapat diarahkan untuk berhenti atau parkir di area yang memungkinkan seperti sekitar Pasar Plono.
Perjalanan kemudian dapat dilanjutkan menggunakan kendaraan yang lebih kecil atau shuttle menuju kawasan tujuan.
Pengaturan seperti ini penting agar rombongan tidak memaksakan bus besar melewati jalur yang memiliki tanjakan dan tikungan sempit.
Mengapa Tumpeng Menoreh Menarik untuk Berburu Sunrise?
Tumpeng Menoreh berada di kawasan Perbukitan Menoreh dengan ketinggian sekitar 900 meter di atas permukaan laut.
Salah satu daya tarik utamanya adalah bangunan bertingkat dengan bentuk yang menyerupai tumpeng.
Dari area atas, wisatawan dapat melihat bentang perbukitan dari ketinggian.
Waktu kunjungan juga dapat disesuaikan dengan pengalaman yang ingin dicari, mulai dari suasana pagi untuk melihat sunrise hingga sore menjelang malam ketika lanskap berubah menjadi panorama senja dan kerlap-kerlip lampu di kejauhan.
Selain anjungan pandang, kawasan ini juga dikenal memiliki area restoran, wahana seperti gondola, area bermain anak, serta pilihan akomodasi seperti vila dan glamping.
Tips Sebelum Berangkat ke Tumpeng Menoreh
Jika tujuan utama adalah melihat sunrise, waktu keberangkatan perlu diperhitungkan dengan baik.
Perjalanan dari Kota Yogyakarta membutuhkan sekitar 1–1,5 jam dalam kondisi normal, sementara perjalanan menuju kawasan perbukitan juga perlu memperhitungkan kondisi jalan.
Pengunjung yang mengendarai kendaraan sendiri sebaiknya memastikan bahan bakar cukup dan kondisi kendaraan prima.
Hindari memacu kendaraan di jalur menanjak dan berkelok, terutama ketika kondisi masih gelap.
Untuk wisatawan yang baru pertama kali datang, menggunakan sopir lokal, paket perjalanan, atau kendaraan wisata dapat menjadi pilihan agar perjalanan lebih mudah diatur.
Dengan akses yang membutuhkan persiapan tersebut, perjalanan menuju Tumpeng Menoreh bukan sekadar soal mencapai lokasi.
Pemilihan kendaraan juga menentukan seberapa nyaman wisatawan menikmati perjalanan menuju salah satu kawasan pandang di Perbukitan Menoreh.