Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 September 2026 | 19.37 WIB

Bukan Sekadar Estetika, Arsitek Kini Dituntut Punya Kemampuan Membaca Bisnis

Keajaiban arsitektur Tiongkok yang menampilkan perpaduan antara sejarah dan inovasi modern. (Wikimedia Commons) - Image

Keajaiban arsitektur Tiongkok yang menampilkan perpaduan antara sejarah dan inovasi modern. (Wikimedia Commons)

JawaPos.com - Merancang bangunan komersial seperti pusat perbelanjaan, apartemen, hotel, hingga gedung perkantoran tidak cukup hanya mengandalkan tampilan yang menarik. Arsitek juga dituntut memahami kebutuhan bisnis agar rancangan yang dihasilkan dapat berfungsi secara optimal.

Kebutuhan tersebut membuat kemampuan membaca aspek komersial menjadi salah satu pertimbangan dalam merancang sebuah bangunan. Desain tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan bentuk yang berbeda, tetapi juga harus mampu mendukung fungsi serta kebutuhan pengembang.

Prinsip tersebut turut diterapkan Architect Indomegah yang selama ini banyak menangani proyek bangunan komersial. Pendiri sekaligus Principal Architect Indomegah, Henry Kusnadi, mengatakan pendekatan tersebut menjadi salah satu karakter yang dibangun perusahaannya dalam menangani proyek arsitektur.

“Kita dikenal sebagai konsultan arsitek spesialis. Dalam setiap perkenalan kami menyebut Architect Indomegah sebagai konsultan arsitek spesialis di Commercial building. Dari 278 SPK yang kita peroleh kepercayaan untuk menjadi konsultan arsitek, 250-nya itu focus pada jenis dan fungsi Commercial building,” kata Henry dalam event Architect Indomegah Silver Synergy: Connecting Future Collaboration pada perayaan 25 tahun Indomegah di Jakarta dikutip Rabu ((23/9).

Pendiri sekaligus Principal Architect Indomegah, Henry Kusnadi. (Dok Nanda Prayoga/JawaPos.com)

 “Yang kami kategorikan Commercial Building adalah fokus pada fungsi fungsi sejenis yaitu, shopping mall, apartemen, office, dan hotel. Itulah yang membuat kita dikenal specialist architect oleh developer atau klien-klien kami,” tutur Henry.

Menurut Henry, kebutuhan terhadap pendekatan yang memahami aspek bisnis membuat rancangan bangunan tidak berhenti pada persoalan estetika. Arsitek perlu mencari karakter yang berbeda sekaligus memastikan bangunan dapat menjalankan fungsi yang dibutuhkan.

“Kenapa begitu? karena kami disebut oleh pimpinan developer, bahwa saya bukan hanya menjadi konsultan arsitek, bukan dengan desain yang indah secara estetika tapi juga fungsional dan optimal. Kami di Indomegah dikenal selalu membuat desain bangunan, dari Upaya mencari sesuatu yang berbeda dari yang lain. Dikenal karena memiliki yang disebut sebagai commercial thinking,” ujar pria yang juga adalah Dosen pengajar di Universitas Tarumanagara.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa proyek komersial memiliki kebutuhan yang lebih luas dibandingkan sekadar menghasilkan desain bangunan yang menarik secara visual. Pertimbangan terhadap fungsi dan tujuan penggunaan bangunan menjadi bagian dari proses perancangan.

Henry juga menilai keberlanjutan bisnis konsultan arsitektur tidak terlepas dari kemampuan membangun hubungan jangka panjang dengan pengembang. Menurutnya, kepercayaan tersebut dapat berujung pada pengerjaan proyek berikutnya ketika hasil bangunan sebelumnya dinilai mampu memenuhi kebutuhan klien.

“Kami di Architect Indomegah percaya bahwa bisa bertahan dalam berbagai badai naik turun dunia properti hingga saat ini, karena percaya didukung oleh para developer yang memberikan repetitive order,” jelas Henry.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore