
Ilustrasi
JawaPos.com - Pemerintah Kota Batam bersama DPRD setempat tengah menggagas bentuk penyusunan perencanaan pembangunan yang transparan. Hal itu diwacanakan dengan penerapan sistem perencanaan pembangunan secara online (e-musrenbang). Terobosan ini dianggap dapat mengantisipassi munculnya anggaran siluman.
Anggota Komisi IV DPRD Batam, Udin P Sialoho mengatakan, sistem ini mampu meminimalisir program-program siluman yang tiba-tiba muncul, tanpa melalui proses perencanaan yang baik.
"e-musrenbang diterapkan lebih cepat lebih baik. Artinya, kita di DPRD bisa menilai dan mampu menimimalisi program yang tiba-tiba masuk tengah jalan," kata Udin P Sialoho seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Selasa (7/2).
Menurutnya, jika proses penyusunan kegiatan prioritas didata secara elektronik, maka tidak akan ada lagi anggapan 'bisa suka-suka kita'. Karena akan ketahuan secara detail program mana saja yang menjadi prioritas. Mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga kota. "Kalau e-musrenbang, masyarakat bisa akses, DPRD bisa pantau," tuturnya.
Agar pembangunan dapat berjalan dengan baik, dia menyarankan Pemko Batam untuk membuat Detail Engineering Design (DED) terhadap proyek prioritas. Sehingga nanti ketika dilakukan pembahasan tidak ada lagi tarik ulur yang menyebabkan APBD telat disahkan.
Selain itu, penerapan e-Musrenbang ini untuk mengakomodir aspirasi yang diperoleh anggota dewas seusai melakukan reses. Aman, anggota Komisi II DPRD Batam mengatakan, e-musrenbang suatu sistem baru yang diterapkan Pemko Batam. Sistem ini harus difinalisasikan dengan baik. Sehingga tidak menjadi permasalahan di kemudian hari. "Kita apresiasi pemko yang sudah menerapkan e-musrenbang. Perencanaan awal sudah diinput lewat sistem," ujarnya.
Menurut Aman, melalui sistem ini baik itu masyarakat, pemerintah dan DPRD bisa mengakses langsung apa yang diusulkan di kelurahan sampai tingkat kota. Bahkan membantu pembahasan TAPD Pemko dan Badan Anggaran DPRD. "Kegiatan mana yang jadi prioritas di kelurahan. Mana prioritas di kecamatan dan di tingkat kota," katanya. (rng/iil/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
