
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian meyakini pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang digelar di 171 daerah tahun ini akan berjalan dengan aman, tidak seperti yang di Jakarta beberapa waktu lalu yang sempat menimbulkan permasalahan.
"Tidak akan ramai seperti di Jakarta. Karena di Jakarta ada komponen-komponen yang bersatu, bertemu," katanya dalam dialog Nasional Indonesia Maju di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada Minggu (11/3).
Komponen yang dimaksudkannya, ialah masalah agama dari salah satu pasangan calon. Kemudian kekerasan yang dipicu oleh perbedaan kesukuan.
Selanjutnya adalah kemunculan pihak yang tidak nyaman dengan cara berbicara salah satu pasangan calon. Serta adanya konflik antara partai pendukung pemerintah dengan yang oposisi. "Di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, komponen ini tidak bersatu. Jadi InsyaAllah bisa kami kendalikan," tuturnya.
Lanjutnya, kemungkinan konflik yang muncul pada Pilkada nanti menurutnya dari kelompok-kelompok kecil yang tak akan merembet ke daerah lain. Salah satu pemicunya dengan penyebaran berita bohong atau hoax melalui jejaring sosial. "Masyarakat harus melakukan verifikasi terhadap informasi yang tersebar," ucapnya.
Proses demokrasi agar tetap berjalan mulus ini dirasa cukup penting, karena merupakan kunci stabilitas keamanan. "Jangan sampai ada penjatuhan di tengah jalan. Kunci stabilitas keamanan itu pemerintahan selesai pada waktunya dan pesta demokrasi bisa berjalan mulus," ucapnya.
Terlebih keamanan berkorelasi dengan perekonomian. Ketika ekonomi yang baik berupa peningkatan kesejahteraan rakyat, pelanggaran hukum juga akan menurun.
"Keamanan juga berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi dan juga kesejahteraan. Kalau seandainya situasi aman, pelaku usaha dapat berjalan, pertumbuhan ekonomi meningkat. Sebaliknya kerusuhan ketakutan, konflik sosial terjadi, semua konstan," pungkasnya.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menambahkan, stabilitas keamanan memang menjadi salah satu indikator yang perlu dijaga untuk mendorong investasi, ekspor, maupun pertumbuhan ekonomi.
"Aparat keamanan bukan mengamankan tapi malah gangguin. Maka lama-kelamaan ekspornya tidak akan kompetitif, Karena sibuk ngurusin hal itu, padahal harus berkompetisi dengan negara lain," kata dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Ketua Komisi II DPR usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Terlalu Digdaya di AFAS Stadion
Prediksi Skor Wofoo Tai Po vs Lion City Sailors di ACL Two: Tim Singapura Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Gangwon FC vs Phnom Penh Crown: Misi Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana di ACL Two
Prediksi Skor BG Pathum United vs Adelaide United: The Rabbits Waspadai Ketajaman Wakil Australia
Prediksi Skor Sparta Prague vs Lillestrom: Železná Sparta Siap Menang Telak di epet ARENA
Prediksi Skor Tampines Rovers vs Machida Zelvia: Wakil Jepang Berpeluang Curi Tiga Poin di Singapura
Prediksi Skor Kuching City vs Kitchee: The Cats Incar Poin, Wakil Hong Kong Ingin Beri Perlawanan
Prediksi Skor Celje vs Omonia: The Shamrock Jaga Mimpi Lolos ke 32 Besar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022