
Ilustrasi
JawaPos.com - Kaur Bin Ops Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Fanani mengatakan, senjata api rakitan yang digunakan pelaku begal membunuh Saripah, 40, di Cipondoh, Tangerang diduga dirakit sendiri.
Pasalnya, dilihat dari bentuknya bukan rakitan pabrikan, tapi rakit manual. "Ini kan senpi rakitan mereka. Bukan senpi pabrikan," kata dia di Polda Metro Jaya seperti dikutip JPNN.com (Jawa Pos Group), Jumat (6/7).
Dia menyebutkan pelaku merakit senpi dengan autodidak. Karena dirakit sendiri maka dipastikan senjata tidak memiliki surat-surat. “Mereka sembunyi-sembunyi juga merakitnya,” imbuhnya.
Karena tak sanggup beli yang legal, sehingga para pelaku pun membuat senpi rakitan. Komponennya diduga dibeli dari kawasan Lampung. Sebab biasanya kebanyakan para pelaku kejahatan mendapatkannya dari sana.
"Kalau engga dari Lampung dari, Palembang. Mereka gak bisa beli yang legal, itu pun kalau bisa ketat dan tidak boleh dibawa-bawa,” tandas dia.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
