
ILUSTRASI: Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DIJ masih berstatus waspada.
JawaPos.com - Awan panas atau wedhus gembel kembali meluncur dari kubah lava Gunung Merapi pada Kamis (7/2) sekitar pukul 18.28 WIB. Jaraknya sekitar 2 kilometer mengarah ke hulu Sungai Gendol, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ).
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta, Hanik Humaida membenarkan adanya awan panas itu. "Iya tadi ada awan panas," katanya saat dikonfirmasi JawaPos.com, Kamis (7/2).
Mengenai apakah menyebabkan hujan abu, pihaknya masih melakukan pengecekan. "Kami saat ini masih kroscek data," kata dia.
Sementara itu, Kepala Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang Sleman, Sunarta mengatakan, awan panas teramati dari CCTV. "Teramati dari CCTV (Closed Circuit Television) puncak. Betul, Mas (awan panas)," katanya.
Jarak luncur sejauh 2 kilometer mengarah ke hulu Kali Gendol dengan durasi 215 detik. Ia mengatakan, belum termonitor adanya hujan abu akibat luncuran awan panas itu. "Belum (belum ada laporan hujan abu)," katanya.
Meski jarak luncur awan panas ini terjauh, namun kondisi untuk masyarakat di lereng Merapi masih aman. Dalam radius 3 kilometer dari puncak masih direkomendasikan untuk dikosongkan dari aktivitas penduduk. "Masih aman, status Merapi masih Waspada," kata dia.
Lanjut Sunarta, pada Kamis (7/2) mulai pukul 06.00–12.00 WIB tercatat ada peningkatan aktivitas. Terdapat 49 guguran material yang terekam. "Peningkatan aktivitas tergolong wajar seiring pertumbuhan kubah lava," ucapnya.
Awan panas sebelumnya keluar pada Selasa (29/1) lalu. Teramati sedikitnya 3 kali mengarah ke hulu Sungai Gendol, Kabupaten Sleman, dengan jarak luncur terjauh 1.400 meter.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022