Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Mei 2020 | 02.27 WIB

Tiga Warga Bantul Positif Covid-19 dari Klaster Indogrosir

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa - Image

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa

JawaPos.com–Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta, menyebut tiga warga Bantul yang dilaporkan terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona baru pada Jumat (8/5) berasal dari klaster Indogrosir, Mlati,  Kabupaten Sleman.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa seperti dilansir dari Antara mengatakan, informasi hari ini (8/5) ada empat pasien positif baru, tiga pasien di antaranya adalah klaster Indogrosir (IG). Tiga pasien positif baru itu, adalah laki-laki berusia 24 tahun yang dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) PKU Muhammadiyah Bantul, kemudian laki-laki berusia 48 tahun, dan laki-laki berusia 44 tahun, keduanya dirawat di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) Bantul.

”Ketiganya dari (Kecamatan) Sewon, Sedayu, dan Banguntapan,” kata Sri Wahyu pada Jumat (8/5).

Sedangkan satu pasien positif baru lain, adalah perempuan berusia 13 tahun asal Kecamatan Piyungan. Pasien dirawat di Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul, penularannya dari klaster kegiatan tablig di Jakarta.

Dengan tambahan empat kasus positif pada 8 Mei, total kasus positif di Bantul dari awal masuk Bantul hingga hari ini ada 36 orang, dengan kesembuhan 13 orang, dan meninggal dua orang. ”Pasien positif Covid-19 yang masih dirawat berjumlah 21 orang,” terang Sri Wahyu.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bantul juga menyebut dari hasil penelusuran kasus yang sudah positif ditemukan adanya transmisi atau penularan lokal yang ditandai keberadaan Covid-19 yang menular terhadap orang lain tanpa harus bepergian keluar wilayah atau bertemu dengan orang asing dari luar wilayah.

”Kasus transmisi lokal Covid-19 di Bantul tersebut di antaranya terjadi di wilayah Kecamatan Kasihan, Sewon, Piyungan, dan Kecamatan Banguntapan yang telah dilakukan tes dengan hasil positif terinfeksi korona,” ujar Sri Wahyu.

Oleh karena itu, Gugus Tugas Covid-19 Bantul mengimbau masyarakat dan semua pihak meningkatkan kesadaran agar penyebaran virus bisa diputus dengan tetap menjalankan aturan pemerintah dengan selalu menjaga jarak dengan siapapun saat beraktivitas di luar.

”Hindari kerumunan, tidak keluar rumah kecuali hal yang penting, rajin cuci tangan, penerapan PHBS (penerapan hidup bersih dan sehat), wajib pakai masker, dan isolasi mandiri selama 14 hari bagi yang baru bepergian dari luar daerah,” kata Sri Wahyu.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=lcgjvICMfF4

 

https://www.youtube.com/watch?v=5OAiwA7ZNvQ

 

https://www.youtube.com/watch?v=2Y86hriE71A

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore