Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Desember 2021 | 23.55 WIB

Ban dan Sandal Penumpang Minibus Asal Meulaboh Ditemukan di Air Terjun

Warga memperlihatkan bagian ban mobil dan sandal perempuan di dalam Air Terjun Kedabuhan, Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Aceh, Senin (13/12). Antara - Image

Warga memperlihatkan bagian ban mobil dan sandal perempuan di dalam Air Terjun Kedabuhan, Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Aceh, Senin (13/12). Antara

JawaPos.com–Sebuah ban mobil minibus Kijang Innova dan sebuah sandal milik penumpang ditemukan warga di kawasan jurang Air Terjun Kedabuhan, di Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Aceh.

”Barang ini ditemukan pada Senin (13/12) sekitar pukul 10.00 WIB,” kata Kapolres Kota Subulussalam Aceh AKBP Qori Wicaksono seperti dilansir dari Antara, Senin (13/12) siang.

Kapolres menjelaskan, kedua jenis barang tersebut ditemukan pihak keluarga korban dibantu relawan dan anggota Polsek Penanggalan, Polres Subulussalam. Ada pun jenis sandal yang ditemukan di lokasi kejadian tersebut diduga jenis sandal perempuan, yang merupakan penumpang minibus yang terjun ke jurang di kawasan Pak Pak Bharat, Provinsi Sumatera Utara, pada Minggu (12/12) sekitar pukul 05.00 WIB.

Sedangkan ban mobil yang turut ditemukan di lokasi air terjun, menurut Kapolres, diduga merupakan ban mobil minibus yang jatuh ke jurang di Desa Buluh Didi, Kecamatan STTU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Kapolres Qori Wicaksono juga menjelaskan, upaya pencarian terhadap para korban minibus yang jatuh ke jurang, hingga Senin (13/12) siang masih terus dilakukan. Upaya pencarian dilakukan personel Polres Pakpak Bharat bersama pihak terkait dan masyarakat, serta turut dilakukan petugas Polres Subulussalam Aceh, bersama masyarakat dan anggota keluarga korban yang sudah tiba di lokasi kejadian.

”Kami memohon doa kepada seluruh masyarakat, agar korban dapat segera ditemukan,” kata AKBP Qori Wicaksono.

Sebelumnya, Kapolres Kota Subulussalam Aceh AKBP Qori Wicaksono mengatakan, pencarian terhadap satu unit mobil asal Nagan Raya Aceh yang masuk jurang di kawasan Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, masih terus dilakukan.

Dia menjelaskan, berdasar keterangan dari masyarakat di sekitar lokasi kejadian, kedalaman sungai di lokasi diduga jatuhnya mobil jenis Toyota Innova BL 1547 EF tersebut memiliki kedalaman 15 meter. Di lokasi kejadian, juga terdapat bebatuan cadas dan jarak dari badan jalan ke dalam jurang memiliki kedalaman sekitar 50 meter.

Sebelum terjadinya kecelakaan, kata kapolres, minibus tersebut sempat singgah di salah satu warung kopi yang buka selama 24 jam di Kota Subulussalam Aceh menjelang salat Subuh pada Minggu (12/12) dini hari.

AKBP Qori Wicaksono menduga sopir mobil mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kanan jalan dan terjun ke jurang sedalam kurang lebih 50 meter. Di bawah jurang itu ada sungai yang mengalir ke Lae Kombih yang masuk wilayah hukum Polres Kota Subulussalam.

Kapolres juga sudah memerintahkan jajarannya berkoordinasi dengan para kepala desa dan para kepala dusun serta warga di sekitar aliran sungai guna mencari keberadaan korban. Di lokasi kejadian ditemukan beberapa bagian dari mobil dan secarik kertas dari perusahaan travel yang menerangkan bahwa mobil tersebut berangkat dari Alue Bilie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore