Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Januari 2024 | 17.25 WIB

Langsung Pimpin Rakor Program Kerja 2024, Gubernur Khofifah Fokuskan Peningkatan Pendapatan Daerah untuk Maksimalkan Pembangunan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung memimpin rakor program kerja Pemprov Jatim 2024. - Image

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung memimpin rakor program kerja Pemprov Jatim 2024.

JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung memimpin rakor program kerja Pemprov Jatim 2024 begitu tiba di Bandara Juanda, Sidoarjo, usai menunaikan ibadah umrah pada Rabu (10/1).

Setiba di VIP Room Bandara Juanda, Gubernur Khofifah langsung disambut lantunan salawat oleh jajaran kepala OPD dan staf Pemprov Jatim yang sudah menunggu. Usai menyapa satu per satu para kepala OPD dan staf yang menyambut, Gubernur Khofifah langsung memimpin rakor bersama jajaran kepala OPD Pemprov Jatim.

Gubernur menyoroti sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) Pemprov Jatim 2024. Sektor pendapatan terus dioptimalkan untuk bisa memaksimalkan proses pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat.

”Dalam rapat tadi dijelaskan berapa besaran belanja, sumber pendapatan, prioritas-prioritas penggunaannya, serta highlight dari perjalanan pembangunan 2024. Untuk itu saya meminta agar lebih dimaksimalkan lagi sumber-sumber pendapatan baik dari BUMD maupun UPT,” ungkap Khofifah.

Khofifah menjelaskan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jatim TA 2024 besaran pendapatan mencapai Rp 31,418 T dan belanja daerah Rp 33,265 T.

Mengacu pada data tersebut, Gubernur Khofifah menyebut, perlu ada upaya optimalisasi, khususnya dari BUMD dan UPT dalam mendongkrak pendapatan daerah. Dia meminta OPD Pemprov Jatim untuk bersama-sama memaksimalkan dan mendorong BUMD terkait.

”Dari BUMD, harapannya agar kinerja Bank Jatim terus ditingkatkan. Kemudian PT Panca Wira Usaha, Pelabuhan Probolinggo bahkan misalnya Tahura yang dalam koordinasi kementerian kehutanan,” terang Khofifah.

Selain optimalisasi pendapatan, Khofifah juga menyoroti upaya peningkatan investasi di Jawa Timur. Khususnya untuk menambah investment project ready to over (IPRO). Dua proyek strategis yang disampaikan adalah Indonesia Islamic Science Park (IISP) di Bangkalan, Madura; dan Puspa Agro di Sidoarjo.

Kedua proyek tersebut telah masuk pada proses pembebasan lahan untuk kemudian bisa dilakukan finalisasi master plan dan dimasukkan IPRO.

”Puspa Agro pembebasan lahan untuk akses jalan secara mandiri sudah selesai, jadi anggaran di tahun ini pengaspalan. Kemudian saya minta master plan dievaluasi kembali baru kemudian dimasukkan di IPRO,” tutur Khofifah.

Untuk IISP, lanjut dia, Pemprov Jatim secara berkelanjutan terus melakukan koordinasi bersama Kementerian PUPR terutama terkait realisasi pembangunan. Pemprov Jatim diharapkan segera memulai pembangunan, utamanya bangunan masjid sebagai bentuk daya tarik bagi masyarakat.

”Saya berharap setelah ground breaking akan banyak masyarakat yang kemudian berinfak, berzakat, bersedakah supaya kepemilikannya bisa seperti Masjid Nasional Al-Akbar. Baik yang sifatnya personal maupun institusional,” ujar Khofifah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore