
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menyalurkan bantuan sosial Rp 1,8 miliar ke masyarakat Kota Kediri. (Humas Pemprov Jatim)
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mengucurkan bantuan sosial dan tali asih senilai Rp 1,819 miliar untuk masyarakat Kota Kediri, termasuk menyasar buruh rokok dan disabilitas.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan penyaluran bantuan sosial ini adalah bentuk kepedulian pemerintah bagi masyarakat ekonomi rentan. Ia memastikan penyaluran bansos dilakukan tepat sasaran
"Hari ini, penyaluran bansos senilai Rp 1,8 miliar adalah bagian komitmen Pemprov Jawa Timur memperkuat perlindungan sosial, mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan,” ujarnya, Minggu (24/5).
Menurut Khofifah, program bansos merupakan implementasi Nawa Bhakti Satya, khususnya Jatim Sejahtera yang menjadi pijakan dalam mewujudkan Jatim sebagai Gerbang Baru Nusantara menuju Indonesia Emas 2045.
Selain itu bansos juga menjadi upaya memastikan tidak ada warga yang tertinggal. “Tentu kami berikhtiar untuk terus menghadirkan kesejahteraan yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan bagi masyarakat Jatim," tambahnya.
Lebih lanjut, Khofifah mengatakan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah percepatan pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan sosial melalui perlindungan sosial yang adaptif dan berbasis data terpadu.
“Sebagai prioritas utama, kami terus mendorong percepatan pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan sosial lewat perlindungan sosial yang adaptif dan berbasis data terpadu,” tegas Khofifah.
Tak hanya itu, ia juga menekankan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga diharapkan mampu memberikan efek pengungkit (multiplier effect) terhadap ketahanan ekonomi masyarakat.
“Saya selalu sampaikan ke panjenengan semua supaya menggunakan bantuan ini selain memenuhi kebutuhan dasar, juga untuk meningkatkan kemandirian dan menumbuhkan semangat kewirausahaan,” serunya.
Adapun total bantuan yang disalurkan melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur di Kota Kediri mencapai Rp 1,794 miliar, dengan rincian PKH Plus untuk 485 keluarga, masing-masing Rp 2 juta per tahun.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
