
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo mengenakan rompi tahanan usai terjaring OTT KPK, Minggu (12/4). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansah akhirnya merespons soal tiga kepala daerahnya yang tersandung operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setahun terakhir.
Ia menyebut bahwa Pemprov Jatim bersama seluruh kepala daerah sebenarnya telah menjalin koordinasi yang cukup intens dengan KPK, termasuk melalui program koordinasi supervisi pencegahan (Korsupgah).
"Sebetulnya kita semua (Pemprov dengan Pemkab/ Pemkot se Jatim) melakukan koordinasi cukup intens. Ada grup kepala daerah dengan tim Korsupgah KPK,” ujarnya di Yogyakarta baru-baru ini.
Bahkan seluruh kepala daerah di tingkat kabupaten dan kota se-Jawa Timur, telah dipanggil secara bergiliran oleh KPK untuk membahas upaya perbaikan tata kelola sekaligus langkah pencegahan korupsi.
"Jadi sebenarnya semua kabupaten/kota sudah pernah dipanggil satu per satu. Harapan kita tentu semua bisa menjaga pemerintahan yang bersih, tata kelola yang baik, kira-kira begitu," imbuhnya.
Sebagai informasi, sejak dilantik pada 20 Februari 2025, tercatat sudah ada tiga kepala daerah di Jawa Timur periode 2025-2030 yang terjaring OTT KPK.
Mereka adalah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Wali Kota Madiun Maidi, dan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Kasus pertama menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan pada Jumat, 7 November 2025.
Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan jual beli jabatan hingga gratifikasi di daerahnya.
Selanjutnya Wali Kota Madiun, Maidi, terjaring OTT pada 19 Januari 2026, disusul Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang ditangkap bersama 15 orang lainnya dalam operasi pada Jumat malam, 10 April.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
