
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menemui ribuan massa aksi May Day 2026 di Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (1/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menemui massa aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Nomor 110, Surabaya, Jumat (1/5).
Di hadapan ribuan buruh, Khofifah menyampaikan bahwa pemerintah provinsi telah menerima audiensi dari perwakilan serikat pekerja. Sejumlah aspirasi dan tuntutan telah diterima untuk dikaji lebih lanjut.
Salah satu poin utama yang dibahas adalah tuntutan penyusunan Perda sistem jaminan pesangon. Kesepakatan bersama telah ditandatangani, termasuk komitmen mengawal pembahasannya bersama DPRD Jawa Timur.
"Ada kesepakatan yang sudah kita tandatangani, bersama-sama kita akan mengawal Perda Pesangon, segera kita bahas bersama DPRD Provinsi Jawa Timur," ujar Gubernur Khofifah di atas panggung, Jumat (1/4).
"Panjenengan siap mengawal?" tanya gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini kepada massa aksi. "Siap...." ucap ribuan buruh dengan kompak, lalu bertepuk tangan dengan riuh.
Sebagai informasi, ribuan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan aliansi GASPER (Gerakan Serikat Pekerja), akan menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan 110, Surabaya, Jumat (1/5)
Dari pantauan JawaPos.com, arak-arakan ribuan buruh dari berbagai derah di Jawa Timur, tiba di depan Kantor Gubernur sekitar pukul 15.03 WIB. Mereka mengenakan seragam serikatnya masing-masing.
Sebelum aksi, massa demonstrasi lebih dulu berkumpul di depan BG Junction Mall, Jalan Babatan, lalu melakukan long march dan membentangkan bendera merah putih ke titik aksi, Jalan Pahlawan.
Dalam aksi May Day 2026, buruh Jawa Timur membawa 21 tuntutan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Buruh menuntut penghapusan outsourcing, penolakan upah murah, hingga perlindungan pekerja digital.
Di tingkat daerah, buruh Jawa Timur mendesak realisasi komitmen pemerintah, mulai dari penyediaan rumah murah, pengawasan praktik outsourcing, penegakan UMK, hingga pembentukan satgas pencegahan PHK. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
