
Moement Presiden Prabowo Subianto membuka baju dan menyapa para buru dalam May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pimpinan DPR RI menerima perwakilan audiensi dari perwakilan buruh yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (1/5). Dalam kesempatan itu, perwakilan buruh, Sunarno, menyoroti disparitas penghasilan buruh di berbagai daerah.
Menurutnya, terdapat perbedaan yang sangat jauh antara upah di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Ia menegaskan, persoalan itu menjadi salah satu masalah dalam pengupahan yang dialami buruh.
"Misalnya UMK yang terendah 2,3 juta di beberapa Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur, dengan perbandingan 5,9 atau setidaknya 6 juta mungkin di beberapa daerah. Dan itu cukup jauh perbedaannya," kata Sunarno di hadapan Pimpinan DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (1/5).
Selain itu, Sunarno turut menyoroti soal sistem outsourcing, kerja kontrak, pemagangan, hingga pekerja harian lepas. Ia menyebut, pada praktiknya di lapangan pekerja-pekerja tersebut mengalami persoalan yang berat.
Selanjutnya juga yang menjadi perhatian kami, dan ini saya yakin juga perhatian dari seluruh serikat buruh, itu terkait dengan fleksibilitas pasar tenaga kerja. Terutama adalah sistem outsourcing, kerja kontrak, pemagangan, bahkan mungkin harian lepas. Karena dalam praktik di lapangan ternyata lebih buruk dari aturan Undang-Undang itu sendiri.
"Bisa dikatakan dari jumlah angkatan kerja 153 juta kaum buruh angkatan kerja, setidaknya 62 juta itu pekerja formal. Bahkan kalau kita lihat di riset dari kawan-kawan itu, 40 persennya itu sudah pekerja tidak tetap," tuturnya.
Tak hanya itu, Sunarno turut menyoroti nasib pengemudi ojek online (ojol). Ia berharap, pengemudi transportasi daring tidak hanya dianggap sebagai mitra, tapi diangkat sebagai pekerja formal, sehingga hak-haknya dapat diberikan secara penuh.
"Secara umum kami di serikat buruh bersepakat untuk bagaimana pemerintah itu menetapkan statusnya menjadi pekerja, jadi supaya tidak mitra. Karena kalau mitra yang kita tahu selama ini ya masih secara sepihak ditentukan oleh pihak aplikator," tegasnya.
Merespons aspirasi itu, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan status ojol saat ini sedang disimulasikan. Ia pun memastikan, akan mengajak para pengemudi transportasi daring untuk membahas persoalan tersebut.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
