Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Februari 2024 | 22.06 WIB

6 Orang Tewas Akibat Bus Pariwisata Saestu Trans Terguling di Bukit Bego Bantul, Begini Kronologinya

Kondisi bus Saestu Trans yang terguling dan menewaskan 6 orang di kawasan Bukit Bego, jalan Imogiri-Dlingo, Bantul. / sumber : Radar Solo/ - Image

Kondisi bus Saestu Trans yang terguling dan menewaskan 6 orang di kawasan Bukit Bego, jalan Imogiri-Dlingo, Bantul. / sumber : Radar Solo/

 
 
JawaPos.com - Kecelakaan Bus Pariwisata Saestu Trans terguling di kawasan Bukit Bego, jalan Imogiri-Dlingo, Bantul, DIY, pada Kamis (8/2).
 
Bus pariwisata Saestu Trans ini terguling saat membawa rombongan wisata asal Desa Tegalmade, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo.
 
Berdasarkan video yang beredar, terlihat dari kondisi bus dengan nomor polisi E 7607 V dalam keadaan terguling di kawasan Bukit Bego, di jalan Imogiri-Dlingo, Bantul.
 
Polisi mengungkap penyebab dari kecelakaan bus pariwisata Saestu Trans tersebut membawa rombongan gathering dari Perusahaan Percetakan asal Sukoharjo.
 
Kapolres Bantul, Michael R. Risakotta menjelaskan, bus pariwisata tersebut mengangkut 53 penumpang.
 
Berdasarkan dari laporan petugas, kecelakaan terjadi saat bus pariwisata hendak menuju ke Pantau Parangtritis usai berwisata ke Puncak Becici dari arah timur (atas) ke arah barat (turun).
 
"Saat mendekati di TKP, bus banting stir ke kanan. Kemudian jatuh ke sebelah kiri dan terseret ke bawah. Sehingga terjadilah kecelakaan tersebut," jelas Michael, dikutip dari Radar Solo (Jawa Pos Group).
 
 
Posisi akhir bus usai mengalami kecelakaan terguling ke arah kiri.
 
"Saat petugas mengecek, bus yang mengalami kecelakaan dalam posisi gigi netral," tutur Kapolres.
 
Kondisi bus juga mengalami rusak pada kaca depan dan samping kiri pecah.
 
Kini bus sudah diamankan ke Mapolres Bantul untuk peoses penyelidikan oleh Unit Satlantas Polres Bantul.
 
Kepala Seksi Ops SAR Distrik Bantul, Bondan Supriyanto menuturkan bahwa jalur jalan yang menjadi lokasi TKP adalah jalan yang layakk untuk dilalui oleh kendaraan termasuk dari kendaraan roda besar seperti bus.
 
Hal ini disebabkan oleh teknis kendaraan dan human error, karena kemungkinan sopir tidak hafal medan.
 
Bus pariwisata ini dikemudikan oleh warga asal Karanganyar, usia 24 tahun, bus melaju kencang dari atas sebelum kecelakaan terjadi.
 
"Setelah dicek kondisi bus aman dan rem normal, kondisinya masih layak jalan," papar Bondan, dillansir dari Radar Solo.
 
 
Sehingga kecelakaan terjadi diduga sopir tidak hafal jalan dan ugal-ugalan.
 
Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Tri Widiyantara mengatakan saat proses evakuasi korban kecelakaan dilarikan ke RSUD Panembahan Senopati dan RS PKU Muhammadiyah Bantul.
 
Sebanyak 29 korban dibawa ke RSUD Panembahan Senopati, 15 diantaranya menjalani rawat inap dan 11 orang rawat jalan.
 
Kemudian ada satu korban yang dirujuk ke RSUP Dr Sardjito Jogja, dan satu korban lainnya dievakuasi ke Polsek Imogiri.
 
"Tiga meninggal dunia. Dua meninggal saat di TKP, satu meninggal di RSUD Panembahan Senopati," ujar Agus, dilansir dari Radar Solo.
 
Agus juga menjelaskan bahwa seluruh korban yang rawat jalan dan dinyatakan boleh pulang, akan diantar menuju daerah asalnya di Sukoharjo.
 
Mereka diantar menggunakan bus yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul.
 
Sedangkan korban yang masih menjalani rawat inap di RS, biaya akan ditanggung oleh Jasa Raharja.
 
Begitu juga untuk keluarga korban yang meninggal dunia akan mendapatkan santunan dari Jasa Raharja.
 
Tiga jenazah korban meninggal dipulangkan dari Bantul menggunakan ambulans.
 
"Ada satu ambulans dari RSUD Panembahan Senopati. Serta dua ambulans dari PMI Bantul," pungkas Agus.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore