
Pelabuhan Benoa, Bali.
JawaPos.com — Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melaksanakan kegiatan sosialisasi Peraturan BNPT Nomor 3 Tahun 2020 serta asesmen sistem pengamanan di Pelabuhan Benoa, Bali. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi terhadap ancaman terorisme di objek vital nasional, khususnya pelabuhan sebagai gerbang masuknya wisatawan dan barang ke wilayah Indonesia.
Kepala BNPT, Komjen Pol. Eddy Hartono menjelaskan bahwa kegiatan asesmen ini merupakan bagian dari pelaksanaan Peraturan BNPT tentang perlindungan dan peningkatan sarana prasarana objek vital nasional. Eddy menyatakan bahwa sistem pengamanan di Pelabuhan Benoa telah memenuhi standar minimum dalam menghadapi potensi ancaman terorisme.
"Hari ini konteksnya adalah sosialisasi asesmen terhadap Peraturan BNPT tentang perlindungan dan peningkatkan sarpras (sarana prasarana) objek vital, dalam hal ini Pelindo, dimana wilayah Pelindo ini memenuhi standar minimum tentang ancaman keamanan terorisme" ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima.
Lebih lanjut, Eddy mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk konkret dari amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, yang menekankan pentingnya pencegahan melalui kesiapsiagaan nasional. BNPT berkomitmen untuk menjalankan regulasi ini secara sistematis dan berkelanjutan.
"Kita melaksanakan amanat daripada Undang-Undang No. 5 Tahun 2018 tentang pemerintah wajib melakukan pencegahan yaitu melalui kesiapsiagaan nasional," tegasnya.
Eddy juga menekankan bahwa keamanan Bali sebagai destinasi pariwisata internasional merupakan tanggung jawab bersama, baik aparat maupun masyarakat. Menjaga suasana kondusif di Bali sangat penting demi kelangsungan sektor pariwisata dan ekonomi nasional.
"Bali kan daerah pariwisata dan kebanggaan Indonesia, nah kewajiban kita disamping sebagai warga negara dan juga aparat harus terus menjaga suasana kondusif di Bali ini. Sehingga pariwisata dan ekonomi tidak terganggu dengan adanya ancaman terorisme. Sehingga ke depan Bali terus aman dan nyaman," jelas Eddy Hartono.
Executive Director 3 Regional 3 PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Daru Wicaksono Julianto, menyampaikan apresiasi atas langkah BNPT dalam memperkuat keamanan pelabuhan, mengingat peran strategis pelabuhan sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara.
"Ini tentunya merupakan suatu upaya berkelanjutan dari BNPT untuk terus meningkatkan sistem keamanan pelabuhan, kaitannya dengan kedatangan pintu gerbang untuk turis mancanegara," tutupnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022