
Viral guru di Deli Serdang bikin konten gubuk reyot, ternyata bukan rumah utama. (Instagram).
JawaPos.com - Sebuah video yang menampilkan seorang guru honorer di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, viral di media sosial pada 5 September 2025. Dalam video itu, sang guru disebut-sebut hidup di gubuk reyot dan membutuhkan bantuan rumah layak huni.
Namun, hasil verifikasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang membantah klaim tersebut. Dinas Sosial setempat yang turun langsung pada 6 September 2025 menyatakan, guru bernama Mariaseh tidak tergolong warga miskin.
Dijelaskan di akun Facebook resmi Dinas Sosial Deli Serdang, ditemukan fakta bahwa Mariaseh atau sebelumnya viral dikenal sebagai Mariasih berpenghasilan sekitar Rp 3 juta per bulan dari profesinya sebagai guru honorer di SMP Swasta Bersubsidi dan SMA Al-Wasliyah Tanjung Morawa.
Ia juga menjabat wakil kepala sekolah sehingga mendapat tambahan tunjangan.
Bersama suaminya yang bekerja sebagai pembetor dan anak kandung yang sudah lulus kuliah, Mariaseh tinggal di rumah kontrakan layak dengan biaya sewa Rp 4,5 juta per tahun yang sudah ditempati selama satu dekade.
Adapun gubuk reyot yang ditampilkan dalam video bukanlah tempat tinggal utama keluarga tersebut. Gubuk itu hanya dipakai suaminya, Razali, untuk menjaga tanaman, ternak, atau sekadar beristirahat.
Menurut penelusuran pemerintah, video tersebut dibuat karena keluarga berharap mendapat bantuan program bedah rumah. Namun syarat program itu antara lain harus tinggal minimal dua tahun di rumah tidak layak huni.
Hasil pengecekan data melalui aplikasi SIKS-NG menunjukkan, Razali masuk kategori Desil 5 (kelompok menengah ke bawah) dan tercatat sebagai penerima PBI APBD (BPJS gratis dari pemerintah daerah). Sementara Mariaseh dan anaknya merupakan peserta BPJS Mandiri kelas 3.
Pemerintah berencana mengusulkan agar keduanya masuk sebagai penerima PBI APBD.
Setelah dilakukan penjelasan, Mariaseh akhirnya meminta maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan. Ia mengakui kesalahan dan berharap kasus ini tidak diperpanjang karena bisa berdampak pada kehidupan sosialnya.
Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa tidak semua informasi di media sosial sesuai kenyataan. Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat untuk lebih bijak menyikapi informasi dengan prinsip saring sebelum sharing.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
