
Polres Pekalongan lakukan olah tempat kejasian perkara atas kasus ledakan petasan di Kota Pekalongan, Sabtu (21/3). (Humas Polres Pekalongan Kota/Antara)
JawaPos.com–Kepolisian Resor Pekalongan Kota selidiki kasus ledakan petasan di Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Sabtu (21/3), yang mengakibatkan sembilan orang mengalami luka-luka.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pekalongan Kota Ajun Komisaris Polisi Setiyanto mengatakan, ledakan itu terjadi saat sejumlah remaja sedang merakit petasan di dalam rumah dengan menggunakan palu dan obeng.
”Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah,” kata Setiyanto dilansir dari Antara.
Baca Juga: Ledakan Penumpang Lebaran 2026! 356 Ribu Orang Serbu Kereta di Madiun, Stasiun Ini Jadi Paling Padat
Selain itu, polisi juga menyita sejumlah sisa-sisa barang bukti, seperti selongsong petasan yang berisi serbuk maupun yang masih kosong. Berdasar keterangan para saksi, suara ledakan terdengar dari arah rumah kosong yang berjarak sekitar tiga meter dari tempat tinggal korban.
Dampak ledakan petasan itu menyebabkan kaca rumah warga pecah serta bagian atap dan genteng mengalami kerusakan. Selain itu, para korban ledakan mengalami luka bakar dan luka ringan di beberapa bagian tubuh.
Setiyanto yang didampingi Kasi Humas Polres Pekalongan Iptu Purno Utomo mengatakan, para korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bendan, Rumah Sakit Siti Khodijah, serta klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti ledakan petasan tersebut.
”Berdasar keterangan saksi, bahan peledak untuk petasan tersebut dibeli secara daring," ungkap Setiyanto.
Dia mengimbau masyarakat tidak membuat maupun menyalakan petasan atau bahan peledak lainnya karena hal itu berisiko tinggi terhadap keselamatan.
”Kami mengajak masyarakat tidak membuat dan menyalakan petasan, terlebih dengan daya ledak tinggi. Selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, juga dapat menimbulkan kerusakan,” ujar Setiyanto.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022