
BPBD Kabupaten Flores Timur dan Tim gabungan mendistribusikan bantuan logistik dan peralatan bagi warga terdampak gempabumi di Pulau Adonara, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur pada Kamis (9/4). (BPBD Flores Timur)
JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mendapat laporan dampak gempa bumi magnitudo 4,7 di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu tengah malam (8/4). Berdasar data terkini, sebanyak 215 rumah warga rusak pasca gempa bumi tersebut mengguncang. Selain itu, lebih dari 1.000 warga terpaksa mengungsi.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa pendataan dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur. Data terakhir masuk pada pukul 17.00 WIB, Kamis (9/4). Berdasar data tersebut, total ada 5 desa yang dilaporkan terdampak secara langsung.
”Adapun desa terdampak antara lain Desa Terong, Lamahala Jaya, Dawataa, dan Karing Lamalouk di Kecamatan Adonara Timur yang berada di Pulau Adonara. Kemudian Desa Motonwutun di Kecamatan Solor Timur,” terang Abdul Muhari kepada awak media pada Jumat (10/4).
Baca Juga:Sering Kesulitan Memahami Silent Treatment? Ini 5 Ciri Kepribadian Orang yang Diam saat Marah
Data tersebut juga mencatat sebanyak 215 unit rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan bervariasi. Rincian rumah terdampak terdiri atas 134 unit di Desa Terong, selain rumah rusak ada 2 fasilitas umum yang juga rusak di desa tersebut. Kemudian 70 unit rumah rusak di Desa Lamahala Jaya. Di desa itu, petugas juga mendapati 14 unit fasilitas umum rusak.
”Selanjutnya pada Desa Dawataa sebanyak 6 unit rumah rusak, pada Desa Karing Lamalouk 1 unit rumah dilaporkan rusak, sedangkan 4 unit rumah dan 2 unit fasilitas umum di Desa Motonwutun juga alami kerusakan,” jelas Abdul Muhari.
Berkaitan dengan data jumlah pengungsi, BNPB mendapat laporan ada lebih dari 1.100 pengungsi. Mereka berasal dari Desa Terong sebanyak 670 jiwa dan Desa Lamahala Jaya sebanyak 430 jiwa. Seluruhnya mengungsi secara mandiri ke rumah keluarga dan mendirikan tenda di tempat yang lebih aman.
”Sampai laporan ini dikeluarkan BPBD Kabupaten Flores Timur terus mengupayakan penanganan darurat bencana,” kata dia.
Sebagai langkah awal, sejak Kamis siang BPBD telah berada di Pulau Adonara dan sudah menggeser sejumlah bantuan logistik serta peralatan yang dibawa dari Kota Larantuka ke Pulau Adonara. Bantuan tersebut dibagikan kepada seluruh korban terdampak gempa bumi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022