
Perkumpulan Pengolah Ikan Pindang (PPIP) menggelar konsolidasi di Hotel Jayakarta, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis (16/4).
JawaPos.com - Perkumpulan Pengolah Ikan Pindang (PPIP) menggelar konsolidasi di Hotel Jayakarta, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis 16 April 2026. Mengusung tema Solidaritas dan Sukses Bersama, konsolidasi ini membahas kerangka strategis program kerja selama enam bulan hingga satu tahun kedepan.
Ketua Umum PPIP Harito mengatakan, melalui konsolidasi ini organisasi kedepannya berkomitmen akan secara bersama-sama memperbaiki kualitas pengolah ikan pindang agar dapat diterima berbagai kalangan. PPIP akan terus berinovasi pada teknologi pengolahan yang modern dan canggih.
“Sehingga ikan pindang itu tidak hanya dikenal secara tradisional. Karena kedepan PPIP berencana go internasional,” katanya lewat keterangan tertulisnya, Kamis (16/4).
Selain itu, PPIP juga akan memperkuat sinergitas antar anggota melalui berbagai program internal maupun program pemerintah. “Alhamdulillah kita juga dapat dukungan dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan, salah satunya diberikan dukungan berupa prasarana mobil untuk mempermudah operasional para pelaku usaha ikan pindang,” tuturnya.
Harito berharap, pemerintah dapat memperhatikan lebih para pelaku usaha ikan pindang, seperti bantuan permodalan hingga sinergitas dari hulu ke hilir produksi ikan pindang. “Selama ini dari hulu ke hilir kita tidak maksimal dari hulu itu dari bahan baku hingga hilir ke produksinya,” imbuhnya.
Menurutnya perhatian dari pemerintah sangat penting, agar para pelaku usaha ikan pindang dapat bertahan di tengah ekonomi global yang tidak menentu akibat berbagai konflik.
“Tentunya sangat berpengaruh sekali, harga bahan pokok naik secara signifikan dengan alasan perlengkapan dari kapalnya mengalami kelangkaan bahan bakar,” imbuhnya.
Rapat konsolidasi PPIP dihadiri oleh seluruh pengurus dari Jabodetabek. Melalui konsolidasi ini PPIP juga akan terus melebarkan sayapnya ke Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga nasional.
Sementara itu Penasehat PPIP M. Zulficar Mochtar mengatakan, konsolidasi ini juga untuk melihat berbagai potensi para pelaku usaha ikan pindang dengan berbagai kekurangan dan kelebihannya, para pelaku usaha dapat saling bantu sehingga dapat maju bersama.
“Konsolidasi ini juga melihat bagaimana statusnya apa situasinya, kekurangan, kelemahannya, apa yang bisa di konsolidasikan. Dalam upaya melihat pengusaha yang masih tradisional, atau masih merangkak naik tangga, dan sudah siap lepas landas, sehingga kami bisa maju bersama dan sejahtera bersama,” pungkasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
